Breaking News:

Konflik Israel Palestina

Mengenal Teknologi Iron Dome, Sistem Pertahanan Militer Israel yang Halau Ribuan Roket dari Gaza

Iron Dome adalah sistem pertahanan udara Israel yang berbasis di darat yang ditempatkan di beberapa wilayah dekat Palestina.

AFP/Tribunnews.com
Pasukan keamanan Israel dikerahkan di tengah bentrokan dengan pengunjuk rasa Palestina di kompleks masjid al-Aqsa di Yerusalem, pada 7 Mei 2021. Lebih dari 200 orang Palestina terluka setelah bentrok dengan polisi Israel Jumat (7/5/2021) malam di kompleks Masjid Al Aqsa Yerusalem, menurut organisasi kemanusiaan Bulan Sabit Merah Palestina. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Sejak sepekan terakhir, ketegangan di Yerusalem berkecamuk akibat bentrok di pemukiman dekat Masjid Al Aqsa.

Demonstrasi dan aksi kekerasan tak terelakan hingga jatuh korban jiwa. Respon dari sayap militer Hamas di Gaza pun tak main-main.

Sebanyak 1.000 roket dilaporkan telah meluncur dari kawasan Gaza ke Israel sejak Senin (10/5/2021) hingga saat ini.

Beberapa dari roket itu lolos dan menghantam sejumlah kota di Israel seperti Tel Aviv, Ashkelon hingga Haifa.

Namun sebagian besar dari roket itu tak mencapai target karena dihalau teknologi pertahanan udara Israel yang dikenal dengan nama 'Iron Dome'.

Iron Dome adalah sistem pertahanan udara Israel yang berbasis di darat yang ditempatkan di beberapa wilayah dekat Palestina.

Baca juga: Makin Brutal, Serangan Israel Bombardir Gedung-gedung Gaza Tewaskan 35 Jiwa Termasuk Anak-anak

Baca juga: Israel Bombardir Palestina, Andi Arief Sindir Lemahnya Peran Pemerintah RI di Dunia Internasional

Fungsi Iron Dome adalah untuk menghalau roket dan tembakan artileri jarak dekat sebagai antisipasi serangan ke Israel khususnya dari Palestina dan kawasan Libanon.

Mengutip laman Missile Threat, Kamis (13/5/2021), sistem pertahanan ini berisi tiga elemen utama yakni ELM 2084 Multmission Radar (MMR), battle management and weapon control system (BMC), dan unit penembakan yang dilengkapi senjata roket pencegat Tamir.

Iron Dome dibuat layaknya peluncur roket dari darat. Sistem ini memiliki empat roda yang bisa berpindah tempat.

Kemampuan lainnya yakni mampu mendeteksi serangan roket dari jarak 4 hingga 70 kilometer, kemudian meluncurkan roket pencegat Tamir yang akan menghancurkan roket penyerang di udara.

Baca juga: ISRAEL Makin Kejam, 9 Anak Palestina Dirudal Tentara Zionis Yahudi, Total Korban Tewas 28 Orang

Halaman
123
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved