Breaking News:

Berita DPRD Kabupaten Bogor

Ramadan Berlalu, Ini Harapan Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bogor Ade di Hari Raya Idul Fitri

Akhir Ramadan, Ini Harapan Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bogor, Ade Suwardi, di Hari Raya Idul Fitri. Harapannya bebas dari belenggu Covid-19

Penulis: Hironimus Rama | Editor: Dodi Hasanuddin
Wartakotalive.com/Hironimus Rama
Ramadan Berlalu, Ini Harapan Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bogor Ade di Hari Raya Idul Fitri. 

WARTAKOTALIVE.COM, CIBINONG - Ramadan berlalu, Ini harapan Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bogor Ade Suwardi di Hari Raya Idul Fitri.

Tak terasa bulan Ramadan segera berakhir. Sebentar lagi umat Muslim seluruh dunia merayakan Hari Raya Idul Fitri 1442 H.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bogor, Ade Suwardi, berharap Hari Raya Idul Fitri 1442 ini memberikan harapan baru agar keluar dari pandemi Covid-19.

"Untuk masyarakat Kabupaten Bogor, Selamat Hari Raya Idul Fitri 1442 H. Semoga amal ibadah kita diterima Allah SWT," kata Ade di Cibinong, Selasa (11/5/2021).

Baca juga: DPRD Kabupaten Bogor Minta Pemkab Bogor Perhatikan Kelayakan Bangunan Sekolah, Lakukan Pengawasan

Ade berharap segala amal ibadah warga Kabupaten Bogor selama bulan puasa diterima Allah SWT.

"Semoga hidup kita diberkahi dan selalu dalam lindungan Allah sehingga bisa terbebas dari belenggu Covid-19," paparnya.

Ade merasakan Ramadhan dua tahun terakhir memiliki nuansa yang sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

"Bedanya banyak. Pertama, suasannya beda karena Ramadhan ditengah pandemi Covid-19. Kedua, ada banyak kontroversi juga terkait prokes. Misalnya, ada larangan masker yang viral kemarin," ujar Ade.

Baca juga: Rudy Susmanto Ketua DPRD Kabupaten Bogor Bicara Soal Mudik, Harap Warga Tetap Silaturahmi Virtual

Dia meminta semua pertentangan itu dilupakan saat Lebaran tiba.

"Mari kita ciptakan suasana yang adem menyambul Idul Fitri 1442 H," ungkap wakil rakyat asal Bogor Timur ini.

Selama Ramadhan, Ade berusaha menjaga stamina dengan makanan sehat.

"Untuk sahur, biasa saja. Yang penting ada sambal, telor dadar dan kerupuk," katanya.

Sementara untuk menu berbuka, lanjut dia,  dulu suka dengan yang manis-manis seperti rujak.

"Tetapi seiring waktu, saya punya gejala sakit gula maka yang manis-manis dikurangi. Sekarang buka pake air putih saja," pungkas Ade.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved