Breaking News:

Travel

Meski Sudah Kantongi Sertifikat CHSE, Candi Borobudur Tetap Ditutup Selama Liburan Idul Fitri 2021

Candi Borobudur ikut kena imbasnya dan menutup kunjungan wisatawan selama liburan Idul Fitri 2021 pada 8 hingga 17 Mei 2021.

Wartakotalive.com/Bambang Putranto
Candi Borobudur ikut terkena imbasnya dan menutup kunjungan wisatawan selama liburan Idul Fitri 2021 pada 8 hingga 17 Mei 2021. Pengelola Taman Wisata Candi mengikuti instruksi pemerintah meski Candi Borobudur sudah mengantongi sertfikat CHSE dari Kemenparekraf dan Kemenkes. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pemerintah Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, menetapkan destinasi wisata di daerah zona oranye dan zona merah pada 4 Mei 2021.

Kegiatan masyarakat di destinasi wisata dilarang dan tempat wisata ditutup untuk umum.

Akibatnya, Candi Borobudur ikut kena imbasnya dan menutup kunjungan wisatawan selama liburan Idul Fitri 2021 pada 8 hingga 17 Mei 2021.

Baca juga: Bahas Rencana Pengembangan Kawasan Objek Wisata Candi Borobudur, Ganjar Datangi Seniman Gaek

Baca juga: BLU Dibentuk, Candi Borobudur Terintegrasi dengan Desa Wisata, Sandiaga Uno : Harapan Baru

Direktur Utama PT Taman Wisata Candi (TWC) Edy Setijono memberikan dukungan atas keputusan tersebut.

TWC adalah pengelola Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko.

"Sebagai pengelola zona II Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko, kami menutup operasional saat libur Lebaran," kata Edy Setijono, Selasa (11/5/2021).

CEO Rajawali Indonesia Anas Syahrul Alimi (topi coklat) berpose bersama Direktur Utama PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko Edy Setijono, Project Director 'Prambanan Jazz Festival (PJF) 2019' Palwoto dan Creative Director PJF 2019 Bakkar Wibowo (paling kanan) didepan Candi Prambanan, Sleman, Yogyakarta, Jumat (15/3/2019).
CEO Rajawali Indonesia Anas Syahrul Alimi (topi coklat) berpose bersama Direktur Utama PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko Edy Setijono, Project Director 'Prambanan Jazz Festival (PJF) 2019' Palwoto dan Creative Director PJF 2019 Bakkar Wibowo (paling kanan) didepan Candi Prambanan, Sleman, Yogyakarta, Jumat (15/3/2019). (Warta Kota/Heribertus Irwan Wahyu Kintoko)

Langkah penutupan ini dilakukan sebagai upaya pencegahan penularan dan penyebaran Covid-19 di destinasi pariwisata.

Meski pada saat bersamaan, Edy Setijono berharap penutupan kawasan Candi Borobudur sesegera mungkin dapat ditinjau ulang.

Apalagi Candi Borobudur telah mendapatkan sertifikat CHSE dari Pemerintah, yakni Kemenparekraf.

Baca juga: Ganjar Minta Pengelola Tempat Wisata di jateng Patuhi Protokol Kesehatan

Baca juga: Tempat Wisata di Kabupaten Bogor hanya Bisa Dikunjungi Wisatawan Lokal karena Larangan Mudik Lebaran

Artinya, sebagai kawasan wisata, Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko telah memenuhi protokol kesehatan yang ditetapkan Kemenkes RI.

Halaman
12
Penulis: Irwan Wahyu Kintoko
Editor: Irwan Wahyu Kintoko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved