Breaking News:

Ziarah Makam

Larangan Ziarah Makam saat Lebaran Picu Pro Kontra bagi Peziarah TPU Jombang

Kebijakan larangan ziarah makam saat perayaaan Lebaran yang diberlakukan sejumlah wilayah kota/kabupaten se-Jabodetabek mendapat respons beragam.

Penulis: Rizki Amana | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Rizki Amana
Pemerintah menetapkan larangan ziarah makam saat Lebaran ini, guna menekan penyebaran virus corona. Tampak peziarah di TPU Jombang sedang berziarah ke makam keluarganya. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGSEL - Kebijakan larangan ziarah makam saat perayaaan Hari Raya Idul Fitri tahun 1442 Hijriah yang diberlakukan sejumlah wilayah kota/kabupaten se-Jabodetabek direspons beragam oleh masyarakat. 

Tak terkecuali, kebijakan tersebut turut mendapat pernyataan dari berbagai peziarah makam khusus jenazah infeksi covid-19 di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jombang, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). 

Wartakotalive.com mendapati sejumlah pendapat peziarah terkait kebijakan larangan kegiatan ziarah makam pada saat perayaan Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah. 

Baca juga: Arya Saloka Pilih Ikuti Aturan Pemerintah dan Lebaran di Jakarta Walau Sangat Ingin Mudik

Baca juga: Menyambut Hari Raya Idul Fitri, Pemkot Tangsel Izinkan Ziarah Makam dengan Protokol Kesehatan

Mursiah, peziarah di TPU Jombang menilai kebijakan tersebut perlu diterapkan pemerintah dalam upaya memutus mata rantai penyebaran dan penularan infeksi covid-19.

"Tanggapan saya sih boleh-boleh saja karena kebijakan pemerintah. Jadi saya ikutin kebijakan pemerintah ya demi kebaikan semua," katanya saat ditemui di lokasi, Ciputat, Kota Tangsel, Selasa (11/5/2021).

Sedangkan, pernyataan berbeda disampaikan Fitri saat sedang melakukan ziarah makam keluarganya di TPU Jombang

Fitri menilai sebaiknya larangan tersebut perlu dikaji lebih tepat oleh para pemangku kebijakan. 

Meski dalam upaya memutus mata rantai penyebaran dan penularan infeksi covid-19, dirinya menilai baiknya pemerintah lebih mengkaji praktik petugas di lapangan dalam menindak pelanggaran protokol kesehatan covid-19.

Baca juga: Pedagang Kembang Kecewa TPU Penggilingan Ditutup Sementara untuk Ziarah Makam

Baca juga: Sepakat, Kepala Daerah Jabodetabekjur Meniadakan Acara Halal Bihalal dan Ziarah Makam

"Kurang sepakat sih pelarangan apapun sekarang kurang sepakat. Maksudnya kita sekarang tuh sudah enggak usah dilarang-larang pemerintah cukup mengimbau dan kerjakan aturan-aturan yang tegas tapi konsisten," katanya di lokasi, Ciputat, Kota Tangsel, Selasa (11/5/2021).

"Kepinginnya ya kalau ziarah dibolehkan saja, cuman kalau menumpuk ya enggak bagus ya, gitu kerjasama sama pihak pengelola makamnya, kalau di dalam makam itu sudah terlalu berkerumun itu diatur saja biar enggak terlalu berkerumun," pungkasnya.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved