Breaking News:

Berita Bogor

Di Penghujung Ramadan, Bima Arya Serahkan Bantuan Hibah untuk 2 Masjid di Kota Bogor

Di penghujung Ramadan, Wali Kota Bogor, Bima Arya, menyerahkan bantuan hibah untuk 2 masjid di Kota Bogor.

Penulis: Dodi Hasanuddin
Editor: Dodi Hasanuddin
Dok. Pemkot Bogor
Di Penghujung Ramadan, Bima Arya Serahkan Bantuan Hibah untuk 2 Masjid di Kota Bogor. 

WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR -  Di Penghujung Ramadan, Wali Kota Bogor, Bima Arya, menyerahkan bantuan hibah untuk 2 masjid di Kota Bogor.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor kembali menyerahkan simbolis bantuan hibah ke dua masjid yakni Masjid Ash-sholihin dan Masjid Al-Muttaqin, Minggu (8/5/2021).

Hibah berupa uang Rp 25 juta diserahkan Wali Kota Bogor, Bima Arya kepada masing-masing Ketua DKM.

"Di penghujung bulan Ramadan Alhamdulillah masih diberi kesempatan untuk bersilaturahmi," ujar Bima Arya.

Bima Arya mengaku terkesima dengan bentuk masjid Ash-sholihin. Sebab, lokasi masjid tidak biasa yakni diapit rumah-rumah namun di dalamnya besar.

Di sisi lain, secara simbolis Pemkot Bogor menyerahkan hibah yang angkanya jauh dari maksimal, namun ini bentuk perhatian pemerintah dan semoga bisa dimanfaatkan dengan baik.

"Kita berdoa mudah-mudahan ada donasi lainnya dari hamba Allah SWT," imbuhnya.

Baca juga: Bima Arya Ajak Anak Muda di Kota Bogor Jadi Pengusaha, Kelak Sudah Besar Dapat Bantu yang Kecil

Bersilaturahmi di tengah masa pandemi ini tidaklah mudah. Ia pun menyampaikan ke warga terkait beberapa kebijakan Pemkot yakni seperti mudik dan salat Idul Fitri.

Di Kota Bogor angka Covid-19 sudah lebih terkendali dibandingkan tahun lalu dan angka Covid-19 terus turun. Namun tahun lalu setelah lebaran angka Covid-19 naik 90 persen.

"Kita tentu tidak mau sampai seperti India karena prokes terus dilanggar. Pemkot Bogor melakukan beberapa langkah agar tidak terjadi seperti di India," katanya.

Baca juga: Sepakati Aturan Terkait Idul Fitri, Bima Arya Sebut Langkah Baik, Anies Baswedan Sampaikan Hal Ini

Ia meminta protokol kesehatan di masjid tetap dijalankan. Untuk pelaksanaan salat Idul Fitri ditiadakan hanya di tingkat Kota Bogor saja karena khawatir ada mobilisasi ke pusat kota.

Namun masjid di wilayah atau di lapangan diperbolehkan asal 50 persen dari kapasitas.

"Mengantisipasi kebijakan mudik, agak bingung karena berubah-ubah mudik yang tadinya di Jabodetabek dibolehkan sekarang pun lalu lintas mudik di Jabodetabek tidak dibolehkan. Mudah-mudahan bisa dibantu disosialisasikan, dan yang penting mendapatkan hikmah Ramadan," imbuhnya.

Sementara itu, Ketua DKM Masjid Al-Muttaqin H. M. Dimiaty mengatakan, hibah dari Pemkot Bogor sebesar Rp 25 juta ini akan digunakan untuk mengecat seluruh area masjid dua lantai usai lebaran.

"Kami pengajuan tahun lalu, Alhamdulillah langsung di ACC. Semoga ke depan bantuan dari Pemkot bisa terus diterima," harapnya.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved