Breaking News:

Arus Balik

Dhany Sukma Minta RT/RW Mendata Warga yang Mudik untuk Mencegah Penularan Covid-19 saat Arus Balik

Wali Kota Jakarta Pusat, Dhany Sukma meminta setiap ketua RT dan RW untuk melakukan pendataan bagi warga yang mudik.

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Valentino Verry
Dhany Sukma Minta RT/RW Mendata Warga yang Mudik untuk Mencegah Penularan Covid-19 saat Arus Balik
Warta Kota/Joko Suprianto
Wali Kota Jakarta Pusat, Dhany Sukma, meminta RT/RW untuk aktif mendata warganya yang mudik. Hal ini untuk mencegah terjadinya lonjakan penyebaran virus corona.

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Mengantisipasi melonjakan kasus Covid-19 di wilayah Jakarta Pusat saat arus balik mudik, Wali Kota Jakarta Pusat, Dhany Sukma meminta setiap ketua RT dan RW untuk melakukan pendataan bagi warga yang mudik.

Sebab, dikatakan Dhany berdasarkan data yang ada terdapat 1,2 juta warga DKI Jakarta telah meninggalkan Jakarta di tengah larangan mudik yang ditetapkan oleh pemerintah.

"Antisipasi arus balik, kita ingin memperkuat tatanan di lingkungan RT dan RW untuk memantau siapa saja warga yang pulang kampung hingga balik lagi ke rumahnya," kata Dhany, Rabu (12/5/2021).

Baca juga: Budi Karya Mengklaim selama Larangan Mudik Angkutan Logistik Tol Laut Naik Pesat

Baca juga: VIDEO Macet Parah Imbas Penyekatan Larangan Mudik, Pekerja Kawasan Industri Terpaksa Jalan Kaki

Dikatakan Dhany, nantinya setiap RT RW mendata warga yang mudik, sehingga saat pemudik tersebut kembali ke Jakarta untuk dapat dilakukan test Covid-19, untuk memastikan jika pemudik tersebut bebas Covid-19.

"Nanti langkah pertama yang harus dilakukan yaitu harus melakukan swab test. Nanti setelah dilakukan swab test dan menunjukkan hasil positif maka dilanjutkan untuk melakukan karantina mandiri," katanya.

Dengan dilakukannya swab test kepada warga yang sempat mudik ini, Dhany menyebut dapat menekan penyebaran Covid-19 secara luas, sebab langsung terkontrol dan termonitor oleh lingkungan RT RW setempat.

Pihak RT/RW pun juga sebisa mungkin untuk dapat memberikan data-data ke tingkat kelurahan termasuk ke puskesmas.

Warga pun dapat memilih untuk melakukan swab test secara mandiri atau di melalui fasilitas kesehatan.

"Intinya kasus penyebaran Covid-19 dapat ditekan seoptimal mungkin melalui basis di lingkungan RT RW. Warga yang terpapar nantinya juga diminta untuk melakukan isolasi mandiri," ucapnya.

Baca juga: Selain Pandemi Kebijakan Larangan Mudik di Kota Tangerang Pengaruhi Perolehan Zakat Turun 50 Persen

Baca juga: Cegah Penyebaran Covid-19, Wanita Emas Dukung Larangan Mudik Jokowi

Sementara itu, Bandara Internasional Soekarno-Hatta tidak lagi melayani penerbangan carter atau sewa, selama larangan mudik lebaran 2021.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved