Breaking News:

Bandara Soekarno Hatta

AP II Lakukan Penyesuaian Jam Operasional Bandara Soekarno-Hatta Akibat Trafik Penumpang Turun

PT Angkasa Pura II (Persero) melakukan penyesuaian terhadap jam operasional seluruh bandara yang dikelolanya, akibat menurunnya pergerakan penumpang.

Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Andika Panduwinata
Ilustrasi penumpang di Bandara Soekarno-Hatta. PT Angkasa Pura II, yang mengelola Bandara Soekarno-Hatta mengatur jam operasional penerbangan pesawat, seiring menurunnya jumlah penumpang pada libur Lebaran. 

TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG - PT Angkasa Pura II (Persero) melakukan penyesuaian terhadap jam operasional seluruh bandara yang dikelolanya, akibat menurunnya pergerakan penumpang.

Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin menyebutkan, sejak adanya larangan mudik Lebaran 2021 jumlah penumpang di 16 bandara yang dikelola menurun hingga 90 persen.

"Maka dari itu, melihat tren yang saat ini terjadi kami menyesuaikan jadwal operasional bandara," ucap Awaluddin dalam keterangannya, Rabu (12/5/2021).

Baca juga: Bus DAMRI Tetap Layani Penumpang ke Bandara Soekarno-Hatta saat Larangan Mudik, Catat Jadwalnya

Baca juga: H-1 Larangan Mudik Lebaran, 60.000 Penumpang Terbang dari Bandara Soekarno Hatta

Menurut Awaluddin, penyesuaian jam operasional di 16 bandara yang dikelola pihaknya telah dikoordinasikan dengan seluruh stakeholders, dan telah mendapat persetujuan seiring dengan terbitnya notice to airmen (Notam) bagi bandara-bandara yang melakukan penyesuaian jam operasional.

Adapun tiga bandara yang tetap melayani jam operasional sama dengan sebelum periode peniadaan mudik, yaitu Bandara Soekarno-Hatta (Tangerang), Halim Perdanakusuma (Jakarta), dan Silangit (Siborong-borong)..

Direktur Operasi dan Layanan Angkasa Pura II Muhamad Wasid menuturkan, penyesuaian jam operasional ini dilakukan juga dengan berkoordinasi bersama seluruh stakeholders.

"Penerbangan di bandara Angkasa Pura II pada masa peniadaan mudik khusus penerbangan yang dikecualikan dari larangan. Kami mengatur sedemikian rupa jam-jam penerbangan dengan menyesuaikan situasi dan kondisi di lapangan termasuk memperhatikan protokol kesehatan," katanya.

Wasid menambahkan, seluruh bandara tetap bersiaga apabila ada penerbangan tidak berjadwal yang berada di luar jam operasional.

Sementara itu, PT Angkasa Pura I (Persero) mencatat jumlah penumpang pesawat di 15 bandara yang dikelolanya pada periode 6-10 Mei 2021, mengalami penurunan yang signifikan.

Direktur Utama PT Angkasa Pura I Faik Fahmi mengatakan, rata-rata penumpang 6-10 Mei 2021 di 15 bandara hanya sebesar 6.889 orang.

Baca juga: Cerita Sherly Nekad Bawa Empat Anaknya Mudik Melalui Bandara Soekarno-Hatta

Baca juga: Polisi Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster di Bandara Soekarno-Hatta

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved