Breaking News:

Anies Baswedan Tekankan Guru Harus Berinovasi untuk Hadapi Perkembangan Zaman

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menilai, mayoritas para pelajar dari generasi saat ini sudah melek terhadap teknologi.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Mohamad Yusuf
Wartakotalive.com/Fitriyandi Al Fajri
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat meresmikan gedung asrama Putra-Putri Pesantren Modern Pondok Karya Pembangunan (PKP) Jakarta Islamic School, di Aula Gedung Auditorium Al-Kautsar, Ciracas Jakarta Timur, Selasa (11/5/2021) 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menekankan kepada guru untuk harus berinovasi menghadapi perkembangan zaman.

Contohnya saat ini, pandemi Covid-19 membuat pemerintah daerah melakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) via online, sehingga materi tetap bisa disampaikan kepada pelajar.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI ini menilai, mayoritas para pelajar dari generasi saat ini sudah melek terhadap teknologi.

Baca juga: Gadis Cantik Dibakar Pacar, Keluarga: Jangankan untuk Menangis, Buka Matanya pun Indah tak Sanggup

Baca juga: Kecolongan Banyak Pemudik Berhasil Lolos Lewat Perahu Eretan Bekasi ke Karawang, Ini Langkah Polisi

Baca juga: Malaysia Sudah Nyatakan Kutuk Serbuan Israel ke Al Aqsa, Fadli Zon Pertanyakan Jokowi dan Menlu

Karenanya, para pendidik juga dituntut mampu memahami teknologi informasi berbasis digital.

“Ini tantangan bagi kita semua yang berada di sini, di tempat pendidikan seperti ini, bahwa di era sekarang dengan adanya teknologi sering muncul pertanyaan guru macam apa yang bisa digantikan teknologi? Yakni guru yang repetitive, mekanistik, hanya bisa daur ulang materi lama, itu yang bisa diganti,” kata Anies.

Hal itu dikatakan Anies usai menandatangani prasasti sekaligus meresmikan gedung asrama Putra-Putri Pesantren Modern Pondok Karya Pembangunan (PKP) Jakarta Islamic School, di Aula Gedung Auditorium Al-Kautsar, Ciracas Jakarta Timur, Selasa (11/5/2021).

Dengan mengusung tema peresmian ‘Maju Pendidikannya, Bahagia Warga Sekolahnya’, Anies berharap kehadiran gedung baru tersebut semakin menjadikan tenaga didik Pesantren Modern PKP mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Kata Anies, seorang tenaga didik tidak akan bisa digantikan oleh mesin.

“Namun mereka harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman dengan inovasi dan kebaruan terhadap metode mengajar kepada siswanya,” ungkapnya.

Anies menilai, tata cara pendidik dalam mengajar juga berpengaruh terhadap tumbuh kembang siswa, karena akan menciptakan cerita atau memori pengamalan menarik selama di sekolah.

Terutama ketika mereka merasa senang dan bersemangat untuk belajar.

Baca juga: Pemandu Lagu Beranak 6 Meninggal di Kamar Kos Saat Sahur, Kerap Didatangi Tamu Laki-laki

Baca juga: Viral Video Wanita Sebar Uang Rp100 Juta dari Atas Balkon untuk Karyawannya, Ternyata Pengusaha Ini

Baca juga: Membayar Zakat Fitrah Online, Sahkah? Ini Hukum dan Penjelasannya

“Kami berharap ini nantinya benar-benar menjadi tempat tumbuhnya pribadi-pribadi yang memberikan manfaat bagi bangsa dan negara. Kemudian tempat di mana proses pendidikan tidak ditentukan oleh bangunannya, tapi bagusnya interaksi antara pendidik dengan peserta didik di sekolah,” jelas Anies. 

Dalam kegiatan peresmian dan penandatanganan prasasti itu, juga dihadiri oleh Wali Kota Administrasi Jakarta Timur M. Anwar, Kabiro Dikmental Setda DKI Muhammad Zen, Ketua Pembina Yayasan PKP R. S. Museno, Ketum Yayasan PKP Amidhan beserta jajaran. (faf)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved