Breaking News:

Selain Pandemi Kebijakan Larangan Mudik di Kota Tangerang Pengaruhi Perolehan Zakat Turun 50 Persen

“Nantinya disalurkan ke lembaga-lembaga atau yayasan pondok pesantren. Setelah itu didistribusikan ke masyarakat sekitar,” kata Jajat.

Tangkap Layar Akun Instagram @kemenag_ri
ILUSTRASI --- Kementerian Agama (Kemenag) RI mengimbau masyarakat tunaikan bayar zakat fitrah di tengah pandemi Covid-19. Bagaimana caranya? 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG --- Pendapatan zakat di Kota Tangerang menurun drastis.

Selain pandemi, ada yang menyebabkan faktor lain pendapatan zakat di Kota Tangerang berkurang.

Hal ini disampaikan langsung oleh Jajat Supriadi selaku panitia zakat di Masjid Raya Al Ahzom, Kota Tangerang.

Pantauan Wartakotalive.com di lokasi, di masjid terbesar Kota Tangerang itu didirikan stand untuk pembayaran zakat. Letaknya berada di depan halaman masjid.

Ada dua petugas yang berjaga. Diterapkan protokol kesehatan Covid-19 yang ketat dalam prosesi pembayaran zakat ini.

“Berkurang dari tahun kemarin. Tahun kemarin juga kan pandemi, tahun ini lebih berkurang lagi,” ujar Jajat saat dijumpai Wartakotalive.com di Masjid Raya Al Azhom, Senin (10/5/2021).

Dirinya menyebut bukan hanya faktor pandemi saja yang menyebabkan berkurangnya pendapatan zakat.

Namun juga adanya larangan mudik dari pemerintah mulai dari tanggal 6 Mei 2021.

“Sebelum tanggal 6 Mei banyak masyarakat yang pulang kampung lebih dulu,” ucapnya.

Jajat merinci hingga hari ini pendapatan zakat baru mencapai Rp. 20 juta. Turun hingga kisaran 50 persen lebih.

Halaman
123
Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Dedy
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved