Breaking News:

RS Yarsi Simulasi Bersama Basarnas Tangani Korban Kecelakaan Lewat Udara

RS Yarsi dipilih sebagai bagian penyelamatan udara karena memiliki landasan helikopter atau disebut helipad.

istimewa
Rumah Sakit (RS) Yarsi Jakarta melakukan simulasi bersama Basarnas, Jasa Marga, Kepolisian dan Instansi lainnya dalam mengatasi dan penanganan korban kecelakaan, Senin (10/5/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA — Rumah Sakit (RS) Yarsi Jakarta melakukan simulasi bersama Basarnas, Jasa Marga, Kepolisian dan Instansi lainnya dalam mengatasi dan penanganan korban kecelakaan, Senin (10/5/2021).

Dalam simulasi ini dilakukan penyelamatan khusus kecelakaan di jalan tol dengan menggunakan rescue udara berupa helikopter.

Dalam simulasi tersebut digambarkan berawal dari laporan pengguna jalan yang mengabarkan telah terjadi kecelakaan di jalan tol layang Sheikh Mohammed Bin Zayed (MBZ).

Koordinasi lalu dilakukan oleh petugas-petugas terkait, baik itu petugas di Jasa Marga Tollroad Command Center (JMTC) maupun petugas yang berada di lapangan.

Singkat cerita dalam simulasi tersebut helikopter milik Basarnas diterjunkan untuk mengevakuasi korban ke RS Yarsi.

RS Yarsi dipilih sebagai bagian penyelamatan udara karena memiliki landasan helikopter atau disebut helipad. Tidak membutuhkan waktu lama untuk dapat menindaklanjuti korban yang diterima dari helikopter yang mendarat di puncak gedung Rumah Sakit tersebut.

Rumah Sakit (RS) Yarsi Jakarta melakukan simulasi bersama Basarnas, Jasa Marga, Kepolisian dan Instansi lainnya dalam mengatasi dan penanganan korban kecelakaan, Senin (10/5/2021).
Rumah Sakit (RS) Yarsi Jakarta melakukan simulasi bersama Basarnas, Jasa Marga, Kepolisian dan Instansi lainnya dalam mengatasi dan penanganan korban kecelakaan, Senin (10/5/2021). (istimewa)

“Helikopter Basarnas tadi mendarat pada jam 8:30. Sejak pasien diterima dari helikopter dan hingga masuk ke ruang perawatan dan tindakan tidak lebih dari 10 menit. Kecepatan dan ketepatan memang sangat diperlukan dalam penanganan korban. Latihan dan simulasi ini bertujuan untuk kesiapan Yarsi jika dalam kejadian nyata itu terjadi,” Jelas Dr Andi, Direktur Pelayanan Medis RS Yarsi.

Simulasi yang dilakukan merupakan bagian dari pelayanan Rumah Sakit kepada publik ketika membutuhkan pelayanan kesehatan.

RS Yarsi terletak di Jalan Suprapto, Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Lokasinya berdampingan dengan salah satu kampus ternama yang namanya juga serupa yakni Yarsi.

Hadir dalam kegiatan simulasi di jalan tol tersebut Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Danang Parikesit, Kepala Basarnas Marsdya TNI Henri Alfiandi, Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae dan Direktur Utama Jasa Marga Subakti Syukur. (*)

Editor: Ichwan Chasani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved