Virus Corona
Penyaluran Bantuan Sosial dan Program Sembako akan Dipercepat Sebelum Idul Fitri 2021
Pemerintah mengupayakan percepatan penyaluran dana bantuan sosial, terutama di masa-masa menjelang Hari Raya Idul Fitri
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pemerintah mengupayakan percepatan penyaluran dana bantuan sosial (Bansos), terutama di masa-masa menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah.
Dana bansos tersebut meliputi Program Keluarga Harapan (PKH), Program Sembako, Bantuan Sosial Tunai (BST), maupun Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLTDD).
Hal itu diungkapkan oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan - Menko PMK Muhadjir Effendy.
"Jadi sekali lagi, dana sudah dimanfaatkan sebelum Lebaran atau paling tidak pada saat suasana Lebaran," kata Muhadjir melalui keterangan tertulisnya, Senin (10/5/2021).
"Ini bagaimana supaya disosialisasikan dan dananya memang betul-betul masuk di dalam kartu mereka," ujar dia.
Baca juga: KABAR GEMBIRA! Bansos Tunai Tahap 4 DKI Jakarta Telah Cair, Mulai Jumat, 30 April Begini Cara Ceknya
Baca juga: Bagi Warga Terdaftar NIK di DTKS Tapi Tak Pernah Terima Bantuan Sosial, Bisa Lakukan Pengaduan
Muhadjir memaparkan, BLTDD telah tersalur sebesar Rp 2,3 triliun kepada 3,6 juta keluarga penerima manfaat (KPM) dari target delapan juta.
Sementara itu, untuk penyaluran program sembako, alokasi Mei-Juni akan disalurkan kepada 13 juta KPM pada Mei ini.
BST yang berakhir April 2021 akan ada penambahan alokasi penyaluran sebanyak dua bulan yaitu Mei dan Juni dengan jumlah bantuan Rp 300.000 per-bulan.
"Untuk PKH tahap dua sudah tersalur kepada 9,7 juta KPM. Menjelang Lebaran, harapannya dapat segera memenuhi kuota 10 juta KPM dan itu berarti masih ada sekitar 300 ribu sasaran lagi," kata dia.
Muhadjir pun meminta data penerima dari semua program bansos yang ada di Kementerian Sosial (Kemensos) maupun Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) agar diintegrasikan.
Baca juga: Link Baru untuk Cek Penerimaan Bantuan Sosial dari Kemensos Hingga Pencairan BLT UMKM
Ia menekanka, BLTDD melengkapi atau mengisi kekosongan apabila masih ada KPM rentan atau terdampak yang belum terjangkau, atau belum menerima bantuan dari Kemensos.
"Setelah Lebaran kita akan bahas bersama-sama dengan Kemensos, Dukcapil, Himbara, dan tentu saja melibatkan OJK," ucap dia.
Tak Dapat BST Tahap III dan IV? Mungkin Ini Alasannya
Dinas Sosial Kota Bekasi mencatat sebanyak 132.047 KPM bakal menerima bantuan sosial tunai (BST) tahap III dan IV periode Maret-April.
Kepala Dinas Sosial Kota Bekasi Ahmad Yani menerangkan terdapat penyesuaian dan verifikasi data sehingga kuota penerima BST berkurang.
"Pihak yang menetukan daftar penerima manfaat adalah Kementerian Sosial RI," kata Ahmad saat dikonfirmasi, Sabtu (24/4/2021).
Baca juga: Data Penerima Bantuan Sosial Tunai dari Kemensos Untuk Desa Klapanunggal Banyak Tidak Tepat Sasaran
Ketentuan tersebut berdasarkan Kepmensos Nomor : 161/HUK/2020 Tentang Pelaksanaan Bantuan Sosial Tunai Dalam Penanganan Dampak Pandemi Corona Disease-2019 (Covid-19) tahun 2021.
Ketika pemberian BST tahap I dan II periode Januari dan Februari, Pemkot Bekasi mengeluarkan Kartu Bantuan Sosial Tunai (BST) bagi penerima manfaat.
Namun pada periode Maret dan April ini, banyak pemegang Kartu Bantuan Sosial Tunai tersebut tidak masuk dalam daftar penerima pada periode selanjutnya.
Baca juga: Masyarakat Masih Sangat Membutuhkan Program Bantuan Sosial Tunai (BST)
Diketahui bahwa jumlah KPM selalu diperbaharui di setiap tahapnya berdasarkan proses validasi dan verifikasi yang dilakukan oleh Kementerian Sosial.
"Adapun berkaitan dengan berkurangnya jumlah KPM saat ini adalah merupakan ketetepan Kemensos RI. Sesuai data bayar yang kami terima, sebanyak 132.047 keluarga (KK) di Kota Bekasi untuk periode III dan IV yang pencairannya dirapel," tuturnya.
Selain itu, berdasarkan hasil koordinasi dengan Kemensos RI, bahwa bila data by name by address tidak tercatat pembayarannya pada bulan Maret-April, maka akan masuk dalam data bayar susulan.
Baca juga: Begini Cara Cek dan Mencairkan Dana BST Kemensos Rp 300 Ribu Melalui Laman Resmi dtks.kemensos.go.id
Data tersebut akan dirilis minggu ke-3 bulan April 2021, yakni sebanyak 26.016 KPM dan uangnya cair pada tahap berikutnya.
"Ada juga dikarenakan NIK yang belum padan dengan dukcapil pusat. Tidak lolos validasi meski sudah kami usulkan, atau karena data KPM sudah menerima bantuan lainnya seperti PKH sehingga BST tidak diberikan lagi," kata Ahmad.
Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jelang Idul Fitri 1442 Hijriah, Pemerintah Percepat Penyaluran Bansos"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/kpm-bst.jpg)