Breaking News:

Korupsi Bupati Nganjuk

Jadi Tersangka KPK, Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat Jual Beli Jabatan Mulai Harga Rp 10 Juta

Kasus jual beli jabatan menjadi penyebab ditangkapknya Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat. Sang Bupati jual beli jabatan mulai harga Rp 10 juta

Editor: Wito Karyono
Instagram @humaskabupatennganjuk
Bupati Nganjuk periode 2018-2023 Novi Rahman Hidayat saat menghimbau warganya yang merantau untuk menahan diri tak mudik lebaran demi mencegah penyebaran covid-19. Ia kini menjadi tersangka KPK kasus jual beli jabatan 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Kasus jual beli jabatan menjadi penyebab ditangkapknya Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat.

Tak tanggung-tanggung, selain Novi, sedikit 5 orang camat juga dianggap terlibat.

Mereka semua menjadi tersangka kasus jual beli jabatan dengan nominal terkecil Rp 10 juta itu.

Baca juga: KPK Sebut Penyidikan Perkara Suap Bupati Nganjuk Dilakukan Bareskrim Polri

Baca juga: PKB Tegaskan Bupati Nganjuk Bukan Kadernya, Novi Sudah Menyatakan Diri sebagai Kader ke PDIP

Yang mengejutkan ternyata PDIP dan PKB tak mengakui Novi sebagai kadernya.

Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat
Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat (Istimewa)

Mereka punya alasan mengapa menolak sang terduga koruptor sebagai kader mereka.

Tarif jual beli jabatan di Nganjuk ini diperkirakan antara Rp 10 juta hingga Rp 150 juta.

Hal itu diungkapkan oleh Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto dan Direktur Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri Brigjen Djoko Poerwanto dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Senin (10/5/2021).

Baca juga: Sederet Fakta Ayang Yasmin, Crazy Rich Malang Sebar Uang THR Rp 100 Juta dari Balkon Rumahnya

Seperti diketahui, Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat kena OTT KPK setelah menjalani syuting di pendopo Pemerintah Kabupaten Nganjuk, Minggu (9/5/2021).

Setelah itu datang camat dan kepala desa ke rumah dinas Bupati dan diduga membawa unag Rp 700 juta. Tak lama kemudian muncul tim dari KPK dan Bareskrim Polri.

“Pada hari Minggu tanggal 9 Mei 2021 pukul 19.00, tim gabungan Dit Tipidkor Bareskrim Polri dan KPK telah mengamankan Bupati Nganjuk NRH ( Novi Rahman Hidayat) dan beberapa Camat di jajaran Kabupaten Nganjuk,” katanya.

Baca juga: Ustaz Tengku Zulkarnain Dimakamkan di Pemakaman Khusus Covid-19, Hanya Diantar Keluarga Inti

Halaman
1234
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved