Breaking News:

Korupsi Bupati Nganjuk

Dampak OTT Bupati Nganjuk, Wakil Bupati Marhaen Djumadi Hentikan Pengisian Perangkat 116 Desa

Dampak Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat mulai terasa. Karena kasus itu, pengisian perangkat di 116 desa dihentikan

Instagram @humaskabupatennganjuk
Bupati Nganjuk periode 2018-2023 Novi Rahman Hidayat saat menghimbau warganya yang merantau untuk menahan diri tak mudik lebaran demi mencegah penyebaran covid-19. Ia kini menjadi tersangka kasus jual beli jabatan hingga tingkat desa 

WARTAKOTALIVE.COM, NGANJUK -- Dampak Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat diduga bakal terasa.

Terutama terkait mutasi dan proses pengisian perangkat desa.

Ini karena kasus penangkapan Bupati dengan 5 camat di Kabupaten Nganjuk terkait jual beli jabatan.

Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat
Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat (Istimewa)

Bahkan jual beli jabatan di tingkat desa dengan nominal terkecil Rp 10 juta terbesar Rp 150 juta di tingkat lebih tinggi.

Baca juga: Jadi Tersangka KPK, Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat Jual Beli Jabatan Mulai Harga Rp 10 Juta

KPK Sebut Penyidikan Perkara Suap Bupati Nganjuk Dilakukan Bareskrim Polri

Hari ini Wakil Bupati Nganjuk H Marhaen Djumadi memutuskan untuk menghentikan proses pengisian jabatan sementara.

Ia minta semuanya untuk bersabar menunggu kasus yang menimpa bosnya kelar.

OTT Bupati Nganjuk dilakukan KPK dan Bareskrim Polri terhadap Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidayat .

Pemkab Nganjuk memilih menghentikan proses pengisian perangkat di 116 Desa.

Baca juga: Akhir Nestapa, Pacar yang Bakar Indah Daniarti Dibekuk, Namun Gadis Cantik itu Pergi Selama-Lamanya

Marhaen Djumadi mengatakan, diambilnya kebijakan menghentikan proses pengisian perangkat Desa dengan mengeluarkan surat edaran tersebut demi menjaga kondusifitas wilayah Kabupaten Nganjuk.

Penghentian tersebut dilakukan sampai ada keputusan kembali atas proses pengisian perangkat Desa.

Halaman
1234
Editor: Wito Karyono
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved