Bijak Gunakan PayLater saat Belanja Online agar Keuangan Tetap Aman dan Terkendali

PayLater termasuk sebagai produk pinjaman berbasis digital. Selayaknya produk pinjaman lainnya, saat digunakan, tentu akan dibebankan dengan bunga

Editor: Ahmad Sabran
DNA India
Ilustrasi belanja online. 

Potensi promo yang besar merupakan salah satu alasan mengapa PayLater begitu populer dan banyak digandrungi oleh para pelaku belanja online.

Tak tanggung-tanggung, promo PayLater berupa cashback dan potongan harga bisa sangat masif menekan pengeluaran belanja Anda. Meski begitu, hindari tergiur dengan promo yang tak tak terlalu menguntungkan atau memangkas tagihan belanja. Seperti, gratis ongkir sebesar 5 ribu atau cashback kurang dari 5 persen.

Melainkan, manfaatkan promo yang menawarkan potongan harga hingga 50 persen. Dengan begitu, keuntungan menggunakan alat pembayaran saat berbelanja baru bisa benar-benar dirasakan.

Baca juga: Menaker Ida Fauziyah: Pengaduan Soal THR Lebaran Sebanyak 1.586

Selalu Perhitungkan Bunga dan Tenor Cicilan dengan Matang

Walaupun tak tertulis pada namanya, PayLater termasuk sebagai produk pinjaman berbasis digital. Selayaknya produk pinjaman lainnya, saat digunakan, Anda tentu akan dibebankan dengan suku bunga yang mampu membengkakkan tagihan pemakaiannya.

Biasanya, tingkat bunga pemakaian PayLater berada di kisaran 2 sampai 7 persen saja. Namun, ada juga beberapa layanan yang membebankan biaya pemakaian sebesar nominal tertentu per bulannya. Sebagai contoh, 25 ribu setiap bulan tanpa melihat besarnya kredit yang dihabiskan oleh penggunanya.

Selain itu, pilih pula tenor cicilan tanpa kartu kredit yang paling pas dengan kondisi keuangan Anda. Hindari memilih jangka waktu pelunasan yang paling lama karena tingkat bunga yang dibebankan biasanya akan menjadi lebih berat. Sebaliknya, memilih tenor paling singkat berisiko membuat keuangan kewalahan karena cicilannya menjadi terlalu besar.

Baca juga: Pemprov DKI Larang Warganya Silaturahmi saat Lebaran, termasuk Skala Kecamatan

Hanya Pilih Layanan Terdaftar OJK

Anda tentu sudah paham jika keberadaan layanan pinjaman online terbaik, termasuk PayLater, yang ilegal cukup banyak bertebaran di dunia maya. Jika sampai terjebak pada layanan tersebut, ancaman beban bunga dan denda keterlambatan selangit yang mampu mengacaukan keuangan seketika akan mengintai.

Oleh karena itu, agar terhindar dari risiko tersebut, hanya pilih layanan yang terdaftar OJK karena seluruh kebijakan layanannya pasti telah disesuaikan dengan regulasi yang berlaku.

Tetap Kontrol Pengeluaran dan Hindari Kalap Berbelanja

Tips yang terakhir, sebelum memutuskan untuk membeli barang secara online menggunakan PayLater, coba pikirkan manfaatnya terlebih dahulu. Apakah benar-benar dibutuhkan, mampu meningkatkan produktivitas, atau hanya keinginan konsumtif saja? Selain itu, jika memang masih bisa ditunda, tidak ada salahnya untuk membeli produk incaran tersebut setelah hari gajian tiba atau anggarannya tersedia.

Mengapa hal ini penting untuk dilakukan? Karena kalau PayLater digunakan secara asal dan tanpa pertimbangan, risiko kalap berbelanja akan sangat tinggi terjadi dan membuat tagihannya menggunung. Kalau sudah begitu, yakin Anda masih bisa mengontrol pengeluaran dan melunasi cicilan dengan lancar setiap bulannya?

Tetap Bijak Gunakan PayLater agar Tak Kebobolan

Sebagai fitur yang membuat aktivitas belanja menjadi praktis dan mudah, PayLater memiliki risiko yang cukup tinggi untuk membuat penggunanya kalap saat berbelanja. Jika tidak diperhatikan sejak awal, bukan tidak mungkin kondisi keuangan yang akan menjadi korbannya. 

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved