Breaking News:

Berita Internasional

20 Warga Palestina Tewas Termasuk Anak-anak, PM Israel Ancam Tembakan Lagi Roket

Dua puluh orang termasuk sembilan anak telah tewas di Jalur Gaza di tengah bentrokan dengan Israel

Penulis: Dian Anditya Mutiara | Editor: Dian Anditya Mutiara
AFP
Sekitar 20 orang Palestina tewas setelah hari kekerasan di Yerusalem. Foto: seorang pria di rumah sakit di Jalur Gaza utara 

Letnan Kolonel Jonathan Conricus mengatakan enam roket diarahkan ke Yerusalem, yang jaraknya 60 mil.

Itu diyakini sebagai serangan roket pertama di kota itu sejak perang 2014.

Tak lama setelah sirene dibunyikan, ledakan terdengar di Yerusalem.

Satu roket jatuh di pinggiran barat kota, merusak ringan sebuah rumah dan menyebabkan kebakaran semak.

Tentara Israel mengatakan satu roket dicegat dan yang lainnya jatuh di area terbuka.

Tentara Israel mengatakan seorang warga sipil Israel di selatan negara itu menderita luka ringan ketika sebuah kendaraan dihantam oleh rudal anti-tank dari Gaza.

Caption

Abu Obeida, juru bicara sayap militer Hamas, mengatakan serangan di Yerusalem adalah tanggapan atas apa yang disebutnya Israel. "Kejahatan dan agresi" di kota.

"Ini adalah pesan yang harus dipahami musuh dengan baik," katanya.

Dia mengancam lebih banyak serangan jika pasukan Israel memasuki kembali kompleks Masjid Al-Aqsa yang suci atau melakukan penggusuran keluarga Palestina dari lingkungan Yerusalem timur.

Sebelumnya, polisi Israel menembakkan gas air mata, granat kejut, dan peluru karet bentrok dengan warga Palestina yang melempar batu ke kompleks ikonik tersebut, yang merupakan situs tersuci ketiga bagi Islam dan dianggap sebagai agama Yahudi paling suci.

Ketegangan di situs tersebut telah menjadi pemicu serangan kekerasan berkepanjangan di masa lalu, termasuk pemberontakan Palestina terakhir.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved