Breaking News:

Libur Lebaran

Pengelola TMII Terapkan Sistem Buka Tutup hingga Pembatasan Pengunjung 30 Persen saat Libur Lebaran

Pengelola tempat wisata di wilayah DKI Jakarta menerapkan sejumlah langkah untuk membatasi pengunjung mengantisipasi kerumunan saat libur Idul Fitri.

TribunJakarta/Dionisius
Pintu gerbang utama TMII. Pengelola tempat wisata di wilayah DKI Jakarta menerapkan sejumlah langkah untuk membatasi pengunjung mengantisipasi kerumunan saat libur Idulfitri pada 13-14 Mei 2021 nanti. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pengelola tempat wisata di wilayah DKI Jakarta menerapkan sejumlah langkah untuk membatasi pengunjung mengantisipasi kerumunan saat libur Idulfitri pada 13-14 Mei 2021 nanti. 

Langkah itu diambil sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 yang dikhawatirkan bisa terjadi di tempat-tempat umum apabila timbul kerumunan masyarakat dalam jumlah banyak. 

Seperti halnya yang diterapkan di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Makasar, Jakarta Timur.

Baca juga: VIDEO Begini Suasana Ramadan di Masjid At Tin TMII

Baca juga: Sambut Datangnya Bulan Puasa, TMII Gelar Bazar Kuliner Ramadan di Tengah Pandemi

Pengelola menerapkan langkah antisipasi sesuai yang sudah ditetapkan Pemprov DKI Jakarta. 

Kabag Humas TMII Adi Widodo mengatakan bila pihaknya menerapkan batas jumlah pengunjung hanya 30 persen dari maksimal daya tampung. 

“Kalau 30 persen yang diizinkan, selama ini kita gunakan angka 60.000 untuk TMII saat padat, maka kurang lebih kita dapat 18 ribu per hari dalam satu waktu,” kata Adi, Sabtu (8/5/2021). 

Untuk itu, Adi mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan pendataan pengunjung yang masuk dan yang keluar area TMII. 

“Apabila di dalam sudah 18 ribu terus yang keluar belum ada, nanti akan kita tutup gerbangnya,” sambung Adi. 

Pendataan akan dilakukan oleh petugas di tiga lokasi gerbang masuk menuju TMII yakni di Pintu Gerbang Utama, Pintu Tiga Keong Mas dan Pintu Empat yang biasa digunakan oleh karyawan. 

“Sehingga nanti jangan sampai melebihi yang di dalam, dalam waktu bersamaan 18.000, nanti kita menyalahi,” ujarnya. 

Baca juga: Kemenkeu Buka Suara Terkait Pengelolaan Aset TMII Beralih ke Negara

Baca juga: Muncul Narasi Megawati Jual TMII ke China Terkait Pengambialihan, Kementrian Kominfo: Itu Hoaks

Halaman
12
Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Valentino Verry
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved