Breaking News:

KAHMI JAYA Kecam Kekerasan Israel di Kompleks Masjid Al Aqsa

KAHMI JAYA Kecam Kekerasan Israel di Kompleks Masjid Al Aqsa. Simak selengkapnya dalam berita ini.

WARTA KOTA/FITRIYANDI Al FAJRI
Mohamad Taufik. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Israel terus bertindak sewenang-wenang terhadap rakyat Palestina disaat bulan Ramadan di Kompleks Masjid Al Aqso.

Polisi Israel menembakkan peluru karet dan granat kejut kepada warga Palestina saat melaksanakan salat Tarawih.

Ketua Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Isalam (KAHMI) JAYA, Mohamad Taufik, mengecam keras tindakan brutal terhadap warga Palestina dari wilayah mereka yang diklaim pemukim Yahudi Israel.

Baca juga: Gunakan Fasilitas BUMD Dukung Anies Capres 2024, Ketua Fraksi PDIP: Tak Etis

Kesewenang-wenangan Israel kali ini, menurut dia, terjadinya bentrokan berdarah di Kompleks Masjid Al Aqsa Yerusalem pada hari Jumat (7/5) malam waktu setempat.

"Pengusiran paksa yang dilakukan polisi Israel terhadap warga Palestina dari kawasan Syeikh Jarrah, di Yerusalem Timur sangat biadab. KAHMI Jaya mengecam tindakan aksi kekerasan tersebut," kata Taufik dalam keterangan tertulisnya, Minggu (9/5/2021).

Taufik menilai, pengusiran paksa dan kekerasan jelas melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB juga hukum humaniter internasional.

Baca juga: Masih Berstatus Istri Maell Lee, Intan Ratna Mengaku Tak Dinafkahi, Terpaksa Jualan Es dan Baju

"KAHMI JAYA mendesak pemerintah mengambil sikap konkret membantu rakyat Palestina," tegas dia.

Wakil Ketua DPRD DKI itu juga mengajak, seluruh alumni HMI dan kader HMI mendukung pembebasan Palestina dari tindakan kekerasan dan keji Israel tersebut.

"Sikap KAHMI JAYA jelas. Hentikan segala kebiadaban, kekerasan, kekejaman dan tindakan pengusiran tergadap bangsa Palestina," ucap dia.

Sebelumnya, Polisi Israel menembakkan peluru karet dan melemparkan granat kejut ke arah pemuda Palestina yang melempar batu ke Masjid Al Aqsa, Yerusalem, di tengah kemarahan yang meningkat atas potensi penggusuran warga Palestina dari rumah-rumah di tanah yang diklaim oleh para pemukim Yahudi.

Baca juga: Debt Collector yang Bentak Tentara Tak Berkutik saat Digiring ke Markas Polisi, Satu Pelaku Buron

Setidaknya 178 warga Palestina dan enam petugas terluka dalam bentrokan pada malam hari di situs suci tersebut.

Ribuan warga Palestina dilaporkan berhadapan dengan beberapa ratus polisi Israel yang mengenakan perlengkapan antihuru-hara.

Ketegangan telah meningkat di Yerusalem dan Tepi Barat yang diduduki selama Ramadan, dengan bentrokan setiap malam di Sheikh Jarrah di Yerusalem timur.

Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved