Berita Populer

BERITA POPULER Larangan Mudik 9 Mei 2021, Pemudik Pakai Jasa Kapal Nelayan

BERITA POPULER Larangan Mudik 9 Mei 2021, Pemudik Pakai Jasa Kapal Nelayan. Simak selengkapnya di dalam berita ini

Warta Kota/Junianto Hamonangan
KPLP menghalau kapal nelayan yang akan mudik melalui perairan Teluk Jakarta saat ada larangan mudik. 

“Ketiga kapal dengan tujuan mudik. Ketiganya kita imbau, dan memberikan proses penyadaran untuk kembali ke Jakarta," jelas Ahmad. 

Baca juga: KRONOLOGI Anggota Forkabi dan FBR Bentrok di Pejaten dengan Senjata Tajam, Polisi Lepaskan Tembakan

Baca juga: Hari Ketiga Larangan Mudik, Volume Kendaraan Menurun 44,71 Persen, Ini Kata Dirjen Hubdat Kemenhub

Ahmad menambahkan pada saat itu, dua dari tiga kapal berusaha melarikan diri.

Namun dengan kesigapan petugas, dua kapal itu bisa diamankan.

“Yang satu kapal berhasil kita giring. Sedangkan yang dua tadi mencoba melarikan diri tapi RIB (kapal karet) kita mengejar,” sambungnta. 

Sementara itu para penumpang kapal nelayan dikenakan biaya yang tidak sedikit untuk bisa mudik melalui jalur laut.

“Tadi dua kapal masing masing biayanya Rp 500 ribu dan satu kapal biayanya dipungut Rp 1 juta masing-masing penumpang,” katanya. 

Ahmad mengimbau masyarakat agar tidak mudik terutama melalui jalur laut dengan kapal nelayan karena sangat membawakan aspek keselamatan dan tidak menggunakan jaket pelampung. 

Seorang penumpang yang melakukan perjalanan mudik, Asrul (45) mengaku memang sengaja naik kapal nelayan lewat jalur Teluk Jakarta untuk bisa pulang ke kampung halaman. 

Baca juga: Jokowi Dikecam Lantaran Promosikan Bipang Ambawang untuk Oleh-oleh Lebaran, Mendag Minta Maaf

Baca juga: Surat Edaran Bolehkan Berwisata saat Larangan Mudik Viral dan Diicibir, Gibran Beri Klarifikasi

"Kami mau menuju Karawang sengaja naik kapal," ungkap Asrul. 

Asrul yang berangkat dengan sejumlah kerabat pun mengaku kecewa dengan apa yang dialami. Ia pun berniat meminta ganti rugi karena perjalanan mudiknya mendapat hadangan petugas. 

"Saya mau ganti rugi. Karena biaya perahu kan ga murah. Saya sudah keluar uang," ungkap Asrul. 

Sementara beberapa penumpang menangis saat petugas menghentikan kapal yang ditumpanginya. Mereka meminta petugas tidak menangkapnya karena nekat melakukan perjalanan mudik. 

Baca juga: Sempat Luruskan Bipang yang Dimaksud Jokowi adalah Bipang dari Beras, Fadjroel Edit Postingan

"Saya mohon jangan tangkap saya pak. Saya enggak mau di tangkap," ungkap seorang warga sambil menangis kepada petugas. 

Jumlah pemudik turun

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved