Berita Populer

BERITA POPULER Larangan Mudik 9 Mei 2021, Pemudik Pakai Jasa Kapal Nelayan

BERITA POPULER Larangan Mudik 9 Mei 2021, Pemudik Pakai Jasa Kapal Nelayan. Simak selengkapnya di dalam berita ini

Warta Kota/Junianto Hamonangan
KPLP menghalau kapal nelayan yang akan mudik melalui perairan Teluk Jakarta saat ada larangan mudik. 

Febi yang tak mengenal mantan pelatih Timnas Indonesia itu pun mencoba berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris.

Ia bermaksud menanyakan perihal keperluannya masuk di Kota Solo.

Namun tak disangka, ia dibuat tertegun usai mendengar bule tersebut berbicara bahasa Indonesia dengan cukup fasih

"Susah payah diriku merangkai kata kalimat pakai grammer english, eehh si bule bisa bahasa Indonesia donk," tulisnya seperti dikutip BolaSport.com dari Instagram Febri.

Simon McMenemy yang kini menjabat sebagai Direktur Teknik Bhayangkara Solo FC itu menjelaskan bahwa dirinya sudah lama menetap di Solo.

Pelatih asal Skolandia itu menegaskan bahwa dirinya bukan pemudik dari luar kota maupun luar negeri.

"Saya Simon Bu Febby, pelatih Bhayangkara Solo FC. Saya tinggal di Colomadu dan saya bukan pemudik Bu Febby. Oww baiklah Pak Simon," tambah keterangan Febi seperti menirukan ucapan Simon.

2. Pemudik Pakai Jasa Kapal Nelayan

Sedikitnya tiga kapal kayu diputar balik anggota Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Tanjung Priok saat patroli larangan mudik di perairan Teluk Jakarta, Minggu (9/5/2021). 

Direktur KPLP, Ahmad mengatakan ketiga kapal nelayan itu diputar balik oleh petugas karena disinyalir melakukan perjalanan mudik yang sudah dilarang oleh pemerintah. 

“Ada tiga kapal yang mengaku nelayan dengan perjalanan mudik ke Karawang, Subang dan sekitarnya," ujar Ahmad, Minggu (9/5/2021). 

Baca juga: CILUKBA, Pemudik Ketahuan Sembunyi di Balik Terpal Mobil Pikap saat Razia, Disuruh Muter Balik

Baca juga: Penjelasan Pihak FBR usai Markasnya di Pejaten Diserang hingga Bentrok dengan Anggota Ormas Forkabi

Ahmad menjelaskan kecurigaan petugas tersebut dikarenakan ketika itu kapal nelayan membawa muatan dalam jumlah banyak dan membawa ibu-ibu. 

Adapun ketiga kapal membawa penumpang dalam jumlah yang berbeda-beda.

Dua kapal berisikan masing-masing sembilan penumpang dan kapal lainnya mengangkut 10 orang penumpang. 

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved