Breaking News:

Bandar Narkoba di Kampung Ambon Ternyata Pasangan Suami Istri, Pemasoknya Inisial Zemba Masih Buron

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, dari tujuh orang yang ditetapkan tersangka, lima orang merupakan pengedar narkoba.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Dedy
Warta Kota/Desy Selviany
Dari 49 orang yang diringkus polisi dalam penggerebakan Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta Barat, terdapat sepasang suami istri yang menjadi bandar narkoba. 

WARTAKOTALIVE.COM, CENGKARENG --- Tujuh dari 49 orang yang diringkus kawanan polisi Polrestro Jakarta Barat di Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta Barat ditetapkan sebagai tersangka kasus narkoba.

Dua di antaranya pasangan suami istri (pasutri) yang merupakan bandar narkoba.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, dari tujuh orang yang ditetapkan tersangka, lima orang merupakan pengedar narkoba.

Mereka ialah SK alias Emo (45), IK alias Isak (42), HER (51), RGP alias Eki (49), dan GPL (18).

Sementara dua orang lainnya yang ditangkap lainnya ialah bandar narkoba yang statusnya suami istri. Mereka berinisial FPR (27) dan GNS (25).

“Lalu 20 orang lainnya dinyatakan positif narkoba dan kita lakukan rehabilitasi. Kemudian 10 orang dilimpahkan ke Reskrim karena kepemilikan senjata tajam,” jelas Yusri di Mapolres Metro Jakarta Barat, Senin (10/5/2021).

Sisanya 12 orang dibebaskan karena negatif narkoba.

Meski begitu, Yusri menjamin ke-12 orang itu masih dalam pemantauan polisi.

Lalu satu orang lagi inisial Zemba masih berstatus buron.

Zemba diduga menjadi bos dari para pengedar dan bandar tersebut.

Dari penangkapan itu, polisi juga menyita sejumlah barang bukti di antaranya 3 senjata air softgun, 2 senjata api, 4 butir peluru tajam, 15 butir pelor gotri, 2 celurit, 3 samurai, 2 badik, dan 1 sangkur.

Selain itu polisi juga menyita ganja dengan berat 130,17 gram, sabu seberat 16,74 gram, tembakau sintetis seberat 6,77 gram, ekstasi 1 butir, 115 bong atau alat hisap sabu, 16 buah timbangan elektrik, satu 1 buah bong bekas pakai sabu.

“Kami juga temukan 49 buah senjata tajam yang terdiri dari 16 samurai, 12 golok, 8 celurit, 9 badik, 2 pisau, 1 sangkur, dan 1 kampak. Ada juga 4 pucuk senapan angin,” terangnya.

Akibat perbuatannya, enam tersangka dikenakan Pasal 114 ayat 1 tentang narkotika dan satu orang dikenakan Pasal 111 ayat 1 tentang narkotika.

Dimana ancaman hukuman mencapai 20 tahun penjara dan denda Rp 10 Miliar.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved