Larangan Mudik

Andika Hazrumy Ungkap 19 Titik Penyekatan Larangan Mudik di Provinsi Banten

Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy mengungkapkan pihaknya mendukung penuh kebijakan larangan mudik.

Penulis: Andika Panduwinata | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Andika Panduwinata
Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy mengungkapkan pihaknya mendukung penuh kebijakan larangan mudik. Karena itu, ada 19 titik penyekatan yang dibentuk pihaknya, terutama untuk wilayah perbatasan. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy mengungkapkan pihaknya mendukung penuh kebijakan larangan mudik.

Karena itu, ada 19 titik penyekatan yang dibentuk pihaknya, terutama untuk wilayah perbatasan.

Hal itu diungkapkan Andika dalam rapat evaluasi PPKM Mikro dan kebijakan peniadaan mudik yang diselenggarakan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian secara virtual, akhir pekan lalu. 

Dalam rapat yang dipimpin Menko Perekonomian Airlangga Hartanto itu, Andika juga melaporkan Pemprov Banten telah kembali memperpanjang PPKM Mikro.   

Baca juga: Larangan Mudik Hari Ke-3, Kemenhub Catat 14.751 Penumpang Nonmudik Lakukan Perjalanan H-2 Idul Fitri

Baca juga: Satlantas Polres Metro Bekasi Kota Putar Balik 227 Kendaraan di Titik Penyekatan Larangan Mudik

“Terkait pelarangan mudik, Pemerintah Provinsi Banten bersama Polda Banten, Polda Metro Jaya, Korem 064/ Maulana Yusuf dan Korem 052 Wijayakrama melakukan penyekatan larangan mudik Tahun 2021,” kata Andika, Senin (10/5/2021).

Penyekatan mudik tersebut, kata Andika, dilakukan terutama di wilayah perbatasan, seperti Curug Bitung, Cipanas, Cilograng, Cikupa dan Merak. 

Adapun 19 titik penyekatan larangan mudik diantaranya di Pintu Tol Cikupa dan Pintu Tol Merak.

Penyekatan juga dilakukan di jalan arteri meliputi Gerbang Citra Raya, Pasar Kemis, Kronjo, Tigaraksa, Jayanti, Solear (Kab. Tangerang), Simpang Asem (Cikande), dan di Simpang Pusri (Kota Serang). 

Penyekatan di jalan arteri berikutnya dilakukan di Gayam (Kab. Pandeglang), Gerem (Kota Cilegon), Gerbang Pelabuhan Merak (Kota Cilegon), Pelabuhan BBJ Bojonegara (Kab. Serang), Jasinga (Batas Bogor) dan di Cilograng (Batas Sukabumi).

Terkait perpanjangan PPKM Mikro, Andika mengatakan, Gubernur Banten Wahidin Halim telah kembali memperpanjang status PPKM Mikro sejak  tanggal 4 - 17 Mei 2021.

Baca juga: Ini Sejumlah Titik Penyekatan Larangan Mudik di Provinsi Banten

Baca juga: 3 Hari Penerapan Larangan Mudik Lebaran Ada 6.500 Kendaraan Pemudik Diputar Balik ke Jakarta

Hal itu tertuang dalam Instruksi Gubernur Nomor 9 Tahun 2021 tentang Perpanjangan PPKM Mikro dan Mengoptimalkan Posko Penanganan Covid-19 Di Tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19. 

Dalam kebijakan itu, kata Andika, Gubernur menekankan pentingnya pencegahan peningkatan penularan Covid-19 selama bulan suci Ramadan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H/Tahun 2021. 

"Karenanya perlu dilakukan kegiatan pemantauan, pengendalian dan evaluasi serta tindakan-tindakan yang harus dilaksanakan guna pencegahan tersebut," ucapnya.

Kata Andika, Instruksi Gubernur tersebut meminta Bupati/Wali Kota untuk melakukan sosialisasi peniadaan Mudik Lebaran Hari Raya Idul Fitri 1442 H kepada warga dan masyarakat perantau yang berada di wilayahnya serta apabila terdapat pelanggaran maka dilakukan pemberian sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved