Breaking News:

VIDEO Petugas Satpol PP Ingatkan 3 M dan Membubarkan Lapak Pedagang yang Langgar Aturan

Satpol PP meminta pengunjung pasar untuk menerapkan 3M pada H-4 Idul Fitri yang masih banyak warga yang berbelanja kebutuhan Lebaran.

Penulis: Henry Lopulalan
Editor: Murtopo

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Petugas Satpol PP membubarkan lapak untuk menghidari berkumpulnya nya orang di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu (9/5/2021).

Mereka meminta pengunjung pasar untuk menerapkan 3M pada H-4 Idul Fitri yang masih banyak warga yang berbelanja kebutuhan Lebaran.

Satpol PP DKI Jakarta memperkuat pengawasan di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat pasca kerumunan pembeli pada Sabtu (30/4/2021) dan Minggu (1/5/2021).

Penegak aturan daerah itu dikerahkan untuk memastikan, protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di kalangan pengunjung tetap diterapkan.

Baca juga: H-5 Lebaran, Trafik Angkutan Logistik di Merak-Bakauheni Meningkat 24 Persen

Baca juga: Mau Pulang ke Rumah, Direktur Teknik Bhayangkara Solo FC Simon McMenemy Kena Razia Mudik Lebaran

Baca juga: Dijaga Ketat di Darat, Pemudik Gunakan Jasa Kapal Nelayan, Kapal Coba Kabur saat Dicegat Petugas

Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin menambah jumlah personel Satpol PP di Pasar Tanah Tanah Abang. Sebelumnya, jumlah personel yang disiagakan hanya 200 orang, kini ditambah 300 orang menjadi 500 personel.

“Sebanyak 500 petugas kami libatkan dari lima wilayah kota. Jadi kami BKO-kan (bawah kendali operasi) dari wilayah Jaktim, Jakpus, Jaksel, Jakut dan Jakbar. Mereka, kami pusatkan ke Tanah Abang dengan harapan kegiatan ekonominya tetap jalan, namun prokes tetap dipatuhi,” kata Arifin pada Jumat (7/5/2021).

Baca juga: Kritik Keras Fadli Zon Atas Masuknya Puluhan WNA China ke Indonesa, saat Larangan Mudik Diterapkan

Baca juga: VIDEO Petugas Gelar Penyekatan Pemudik di Perbatasan Tangerang dan Serang

Arifin menyatakan, dalam pengawasannya petugas Satpol PP akan dibantu aparat kepolisian dan TNI. Tujuannya supaya pengawasan prokes dapat dilaksanakan dengan kondusif tanpa adanya perlawanan dari pihak yang melanggar.

Bagi masyarakat atau penjual di Pasar Tanah Abang yang tidak memakai masker, Arifin memastikan petugas bakal memberikan sanksi berupa denda maksimal Rp 250.000 atau sanksi sosial berupa membersihkan fasos dan fasum.

Sanksi ini telah tercantum dalam Pergub Nomor 3 tahun 2021 tentang Peraturan Pelaksanaan Perda Nomor 2 tahun 2020 tentang Penanggulangan Covid-19.

Baca juga: Warga Depok Penyuka Jengkol Jangan Kaget, Jelang H-2 Lebaran Diperkirakan Harganya Rp 100 Ribu/Kilo

Baca juga: Target Zakat 2021 Kabupaten Bogor Rp 12 Miliar, Ade Yasin Berharap Dapat Bantu Kurangi Kemiskinan

“Diharapkan tidak berkerumun, kemudian tetap menggunakan masker dan nanti ada penindakan. Jadi yang nggak pakai masker pun yang berlalu lalang di Tanah Abang, baik itu penjual atau pembelinya tetap dikenakan tindakan,” tegas Arifin.

Dia menambahkan, aparat TNI dan Polri akan membantu Satpol PP untuk menjaga prokes sampai Minggu (9/5/). Namun untuk Satpol PP, bakal terus disiagakan sampai masa peniadaan mudik selesai pada 17 Mei 2021 mendatang.

“Nanti kami akan memberikan penugasan dalam bentuk stay (bersiaga) di situ atau tidak mobile. Beberapa tempat memang ada semacam tenda-tenda yang memang ditempatkan personel,” ungkapnya.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved