Liga 1

Stefano Cugurra Berbeda Pendapat Dengan Yabes Tanuri CEO Bali United Soal Liga 1 Tanpa Degradasi

Yunus Nusi selaku Plt Sekjen PSSI menegaskan wacana dihilangkannya degradasi merupakan usulan dari klub Liga 1 2021

Editor: Umar Widodo
mediansport.com
Klub peserta Liga 1 musim 2020 yang dipastikan ikut di musim 2021 karena tidak ada sanksi degradasi pada musim sebelumnya 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Adanya rencana menghilangkan regulasi degradasi di Liga 1 2021 menjadi perbincangan hangat dalam beberapa hari terakhir.

Dalam hal ini, PSSI menjadi pihak yang disorot. Pasalnya beberapa pihak menilai PSSI merupakan aktor utama di balik rencana tersebut.

Akan tetapi, belum lama ini kabar itu dibantah langsung oleh PSSI.

Yunus Nusi selaku Plt Sekjen PSSI menegaskan wacana dihilangkannya degradasi merupakan usulan dari klub Liga 1 2021.

"Bahwa Exco PSSI mengakomodasi surat permohonan dari sebagian besar klub Liga 1 dan Liga 2 tentang permohonan kompetisi tanpa degradasi," kata Yunus, dilansir BolaSport.com dari laman resmi PSSI.

"Namun tetap ada promosi, juara Liga 1 dan Liga 2 tetap ada."

"Exco PSSI sebatas memutuskan dalam rapat Exco tanggal 3 Mei 2021 untuk memasukan agenda ini ke dalam kongres nantinya kongres sebagai pengambil keputusan tertinggi dalam organisasi akan memutuskan karena terkait dengan jumlah peserta Liga 1 dan Liga 2 di tahun 2022," ujarnya.

CEO Bali United FC Yabes Tanuri
CEO Bali United FC Yabes Tanuri (bolanusantara.com)

Terlepas dari semua itu, kabar hilangnya degradasi sudah menyebar ke masyarakat.

Menanggapi rencana ini, beberapa pelatih di Liga 1 mengungkapkan penolakannya. Salah satunya yakni pelatih Bali United, Stefano Cugurra.

Pria yang sering disapa Teco itu menyebut kurang bagus jika Liga 1 tak menerapkan degradasi.

"Tidak bagus liga tanpa degradasi," kata Teco, dilansir BolaSport.com dari Tribun Bali.

"Saya pikir klub dari Liga 2 juga mau klubnya naik ke Liga 1," ujarnya.

Baca juga: Ilham Jaya Kesuma Tidak Setuju Adanya Wacana Kompetisi Liga 1 Indonesia Tanpa Degradasi

Baca juga: Yunus Nusi Plt Sekjen PSSI Soal Usulan Liga 1 Tanpa Degradasi Akan Dibawa ke Kongres Tahunan

Baca juga: Akhmad Hadian Lukita: PT LIB Tunggu Kepastian PSSI Terkait Liga 1 2021 Tanpa Degradasi Atau Tidak

Sementara itu hal berbeda justru diungkapkan oleh Bos Bali United, Yabes Tanuri. Yabes justru memilih mematuhi semua keputusan yang diambil oleh PSSI.

"Kita mengikuti apapun yang diterapkan oleh PSSI," ucap Yabes.

Lebih lanjut, Yabes berharap seluruh masyarakat tak perlu terlalu khawatir.

Pasalnya hal ini baru sekedar rencana dan belum menjadi aturan yang resmi.

"Rapat Exco doang itu," tuturnya.

Pelatih Bali United FC, Stefano Cugurra
Pelatih Bali United FC, Stefano Cugurra (Baliutd.com)

Teco Tidak Setuju Liga 1 Tanpa Degradasi

Sebelumnya, pelatih Bali United FC, Stefano Cugurra turut berkomentar perihal situasi rancangan pelaksanaan kompetisi Liga 1 2021.

Bagi pelatih asal Brasil ini, rencana kompetisi menghapus sistem degradasi akan berpengaruh pada kualitas sepak bola itu sendiri.

"Saya pikir tidak bagus. Dari Liga 2 juga tentu berusaha untuk bisa naik 3 tim ke Liga 1. Kita semua tahu sepak bola Indonesia sudah tidak ada kompetisi satu tahun. Jika tanpa degradasi tentu berpengaruh pada kualitas sepak bola Indonesia," tegas Coach Teco.

Selain itu, format Liga 1 yang dicanangkan antara sistem buble atau sistem full kompetisi masih menjadi pembahasan. Pelatih terbaik dua periode ini pun kembali berkomentar.

"Pasti kondisi pemain turun karena tidak ada kompetisi lama. Sebaiknya bisa dilaksanakan kompetisi yang lebih lama dan bila perlu ada turnamen lain lagi untuk bisa punya sepak bola yang hidup kembali," tambah Coach Teco.

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved