Breaking News:

Berita Populer

BERITA POPULER Mudik 8 Mei 2021, Pemprov DKI Tolak Ribuan SIKM Sampai HOAX Tank Baja

BERITA POPULER Mudik 8 Mei 2021, Pemprov DKI Tolak Ribuan SIKM Sampai HOAX Tank Baja. Simak selengkapnya di dalam berita ini.

Warta Kota
Anggota Ditlantas Polda Metro Jaya melakukan pemeriksan kendaraan di pos penyekatan untuk menghalau pemudik. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Sejumlah berita mudik masih jadi populer sepanjang Sabtu 8 Mei 2021. 

Mari kita simak daftar berita populer dari informasi mudik:

1. RIbuan SIKM Ditolak

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi DKI Jakarta mencatat bahwa berdasarkan database yang dimiliki sampai Sabtu (8/5/2021) pukul 18.00, tercatat ada 2.189 warga yang mengajukan permohonan penerbitan surat izin keluar masuk (SIKM) agar dapat keluar kota selama masa penerapan larangan mudik mulai 6 sampai 17 Mei mendatang.

Hal itu dikatakan Kepala DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta Benni Aguscandra kepada Warta Kota secara tertulis, Sabtu (8/5/2021) malam.

"Dari jumlah 2.189 permohonan pembuatan SIKM, sebanyak 873 SIKM kami terbitkan, dan sebanyak 1.132 permohonan penerbitan SIKM kami tolak. Sementara 184 permohonan SIKM lainnya, masih dalam proses penelitian administrasi dan teknis karena baru saja diajukan oleh pemohon," kata Benni.

Baca juga: Pemalsu Dokumen Permohonan SIKM Jakarta Tercancam 12 tahun Penjara dan Denda Rp 12 miliar

Benni menjelaskan ditolaknya permohonan 1.132 warga yang mengajukan penerbitan SIKM, karena beberapa hal dan alasan.

"Umumnya terjadi karena pemohon keliru saat pengisian data pemohon SIKM dan kriteria perjalanan nonmudik yang diperkenankan. Ini diketahui saat petugas melakukan proses penelitian administrasi dan teknis perizinan SIKM. Jadi masih banyak pemohon yang keliru saat mengajukan SIKM," kata Benni.

Menurut Benni kekeliruan yang kerap terjadi adalah pemohon salah menuliskan alamat tujuan dan tujuan perjalanan non mudik. 

Baca juga: Pemprov DKI Percepat Penerbitan SIKM, Jika Syarat Terpenuhi Cukup Tiga Jam Beres

"Seperti perjalanan mudik dan perjalanan dinas. Perjalanan mudik dan perjalanan dinas juga tidak diberikan SIKM. Bahkan masih ditemukan warga di wilayah aglomerasi Jabodetabek, yang mengajukan SIKM di wilayah DKI Jakarta. Dimana hal tersebut tidak sesuai dengan ketentuan prosedur SIKM DKI Jakarta dan peraturan perundangan yang berlaku," paparnya.

Halaman
1234
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved