Breaking News:

Larangan Mudik

Andika Hazrumy Ungkap Sejumlah Titik Penyekatan Larangan Mudik di Provinsi Banten

Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy melaporkan tentang pelaksanaan operasi penyekatan mudik Lebaran 2021 di wilayahnya.

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Andika Panduwinata
Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy melaporkan tentang pelaksanaan operasi penyekatan mudik Lebaran 2021 di wilayahnya. Dalam rakor tersebut Andika mengungkapkan titik penyekatan di wilayahnya. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy melaporkan tentang pelaksanaan operasi penyekatan mudik Lebaran 2021 di wilayahnya.

Hal itu diungkapkan Andika saat rapat evaluasi PPKM Mikro dan kebijakan peniadaan mudik yang diselenggarakan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian secara virtual, akhir pekan ini. 

Dalam rapat yang dipimpin Menko Perekonomian Airlangga Hartanto itu Andika juga melaporkan Pemprov Banten telah kembali memperpanjang PPKM Mikro.   

Baca juga: 3 Hari Penerapan Larangan Mudik Lebaran Ada 6.500 Kendaraan Pemudik Diputar Balik ke Jakarta

Baca juga: Kemenhub Terbitkan Kebijakan Larangan Mudik Lokal di Wilayah Aglomerasi

“Terkait pelarangan mudik, Pemerintah Provinsi Banten bersama Polda Banten, Polda Metro Jaya, Korem 064/ Maulana Yusuf dan Korem 052 Wijayakrama melakukan penyekatan larangan mudik Tahun 2021,” kata Andika, Minggu (9/5/2021).

Penyekatan mudik tersebut, kata Andika, dilakukan terutama di wilayah perbatasan, seperti Curug Bitung, Cipanas, Cilograng, Cikupa dan Merak. 

Adapun 19 titik penyekatan larangan mudik di antaranya di Pintu Tol Cikupa dan Pintu Tol Merak. Penyekatan juga dilakukan di jalan arteri meliputi Gerbang Citra Raya, Pasar Kemis, Kronjo, Tigaraksa, Jayanti, Solear (Kab. Tangerang), Simpang Asem (Cikande), dan di Simpang Pusri (Kota Serang). 

Penyekatan di jalan arteri berikutnya dilakukan di Gayam (Kab. Pandeglang), Gerem (Kota Cilegon), Gerbang Pelabuhan Merak (Kota Cilegon), Pelabuhan BBJ Bojonegara (Kab. Serang), Jasinga (Batas Bogor) dan di Cilograng (Batas Sukabumi).

Terkait perpanjangan PPKM Mikro, Andika mengatakan, Gubernur Banten Wahidin Halim telah kembali memperpanjang status PPKM Mikro sejak  tanggal 4 - 17 Mei 2021.

Hal itu tertuang dalam Instruksi Gubernur Nomor 9 Tahun 2021 tentang Perpanjangan PPKM Mikro dan Mengoptimalkan Posko Penanganan Covid-19 Di Tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19. 

Baca juga: Surat Edaran Bolehkan Berwisata saat Larangan Mudik Viral dan Diicibir, Gibran Beri Klarifikasi

Baca juga: Jasa Raharja Manfaatkan Media Sosial hingga Garap Webseries Untuk Lakukan Sosialisasi Larangan Mudik

Dalam kebijakan itu, kata Andika, Gubernur menekankan pentingnya pencegahan peningkatan penularan Covid-19 selama bulan suci Ramadan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H/Tahun 2021. 

"Karenanya perlu dilakukan kegiatan pemantauan, pengendalian dan evaluasi serta tindakan-tindakan yang harus dilaksanakan guna pencegahan tersebut," ucapnya.

Kata Andika, Instruksi Gubernur tersebut meminta Bupati/Wali Kota untuk melakukan sosialisasi peniadaan Mudik Lebaran Hari Raya Idul Fitri 1442 H kepada warga dan masyarakat perantau yang berada di wilayahnya, serta apabila terdapat pelanggaran maka dilakukan pemberian sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved