Breaking News:

Hari Raya Idul Fitri

Tak Ingin Seperti India, MUI Kota Bekasi Larang Takbiran Keliling Jelang Hari Raya Idul Fitri

Tak Ingin Seperti India, MUI Kota Bekasi Larang Takbiran Keliling Jelang Hari Raya Idul Fitri. Berikut Selengkapnya

Warta Kota/Ign Agung Nugroho
Warga Kebon Dua Ratus RT 05/RW06, ?Kelurahan Kamal, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, punya cara unik untuk memeriahkan malam takbiran menyambut 1 Syawal 1440 Hijriah, Selasa (4/6/2019). 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI SELATAN - Jelang hari raya Idul Fitri 1442 Hijriah, MUI Kota Bekasi mengimbau masyarakat untuk tidak melalukan takbir keliling di jalanan.

Larangan tersebut dicetuskan guna menghindari penyebaran Covid-19.

"MUI memang mendukung pemerintah untuk jangan mudik, kemudian tidak menyalakan petasan, lalu tidak takbir keliling, itu kita dukung karena memang sedikit sekali manfaatnya," ungkap Ketua MUI Kota Bekasi KH Mi'ran Syamsuri saat dikonfirmasi, Sabtu (8/5/2021).

Mi'ran mengharapkan agar masyarakat berkaca pada lonjakan kasus Covid-19 di negara India yang semakin mengkhawatirkan.

Baca juga: Gus Miftah Masuk Gereja Picu Polemik, Ketua MUI Pusat Paparkan Hukumnya

"Karena kita tetap harus waspada dan menjaga bahwa memang Covid-19 ini masih ada dan ganas, itu coba lihat India, kasihan sekali Masya Allah. Jangan sampai kita seperti India. Kita harus selalu berikhtiar," ucapnya.

Senada dengan Mi'ran, Sekretaris MUI Kota Bekasi Hasnul Pasaribu mengatakan alangkah baiknya apabila masyarakat tetap menjaga diri dan kesehatan agar terhindar dari bahaya Covid-19.

Baca juga: Gus Miftah Dikafirkan Karena Masuk Gereja, Habib Ahmad bin Novel Sebut Itu Tidak Dilarang Agama

"Jangan, takbiran keliling ditiadakan. Sudah lah di rumah masing-masing takbirannya. Itu kan memicu kerumunan," tutur Hasnul.

Hasnul berharap masyarakat bisa mematuhi aturan, termasuk untuk merayakan Idul Fitri di rumah masing-masing dan tidak berpergian ke luar rumah.

Baca juga: Gus Miftah Dituding Kafir dan Sesat, Ustaz Adi Hidayat Beberkan Hukum hingga Fatwa KH Hasyim Asyari

"Sementara salaman jarak jauh saja dulu atau dengan WA. Insya Allah sama, tidak mengurangi niatnya untuk bermaaf-maafan," katanya. (abs)

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Dwi Rizki
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved