Breaking News:

Hari Raya Idul Fitri

MUI Kota Bekasi Gelar Pertemuan, Kebijakan Salat Ied Berjamaah di Tengah Pandemi Ditetapkan Hari Ini

MUI Kota Bekasi Gelar Pertemuan, Kebijakan Sholat Ied Berjamaah di Tengah Pandemi Covid-19 Ditetapkan Hari Ini

Warta Kota/Hamdi Putra
Jamaah Salat Ied di Kawasan Wisata Ancol, Jakarta Utara sebelum masa pandemi covid-19 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI SELATAN - Ketua MUI Kota Bekasi KH Mi'ran Syamsuri menjelaskan pihaknya belum menetapkan kepastian mengenai sholat ied berjamaah fi Kota Bekasi.

Keputusan tersebut kemungkinan besar diungkapkannya, baru akan dilakukan setelah Kementerian Agama menetapkan 1 Syawal 1442 Hijriah.

"Tentang Ied itu ketentuan pemetintah, memang belum ditetapkan jatuh tanggal berapa Idul Fitri 2021 sekarang. Istimbatnya departemen agama baru tanggal 11 Mei," ucap Mi'ran saat dikonfirmasi pada Sabtu (8/5/2021).

Baca juga: Gus Miftah Dikafirkan Karena Masuk Gereja, Habib Ahmad bin Novel Sebut Itu Tidak Dilarang Agama

Oleh sebab itu, pihaknya berbagai elemen nantinya juga akan mengadakan rapat mengenai boleh tidaknya melaksanakan sholat ied, termasuk bersama Pemkot Bekasi.

"MUI ini kan mitra ya, jadi selalu bersama pemerintah kota," ujarnya.

Baca juga: Gus Miftah Masuk Gereja Picu Polemik, Ketua MUI Pusat Paparkan Hukumnya

Sementara itu, Sekretaris MUI Kota Bekasi Hasnuk Pasaribu menuturkan pihaknya akan mengadakan pertemuan bersama sejumlah elemen masyarakat, termasuk Pemkot Bekasi guna kepastian pelaksanaan sholat ied.

"Makanya nanti malam kita mau rembuk juga. Sama Ketua MUI, Muhammadiyah, Ketua NU, IJMI, Ketua Dewan Masjid dan Pak Wali Insya Allah hadir. Ya kita bincang-bincang bareng saja," kata Hasnul.

Baca juga: Orasi Kebangsaan Gus Miftah Picu Polemik, BJ Habibie Sebut Gereja Tempat Menenangkan Ketika Bersedih

Meski nantinya telah diputuskan, MUI Kota Bekasi akan lebih mengutamakan untuk mengikuti arahan pemerintah pusat mengenai kepastian tersebut.

"Sampai sekarang kebijakannya masih boleh melaksanakan sholat ied di Kota Bekasi. Tapi kalau pemerintah pusat bilang enggak boleh, ya enggak ada masalah," jelas Hasnul.

"Kalau MUI Pusat, Kementerian Agama dan Muhamnadiyah sudah menyatakan bahwa Idul Fitri diimbau di rumah saja. Kami pun mengikuti arahan dari pemerintah pusat," ungkapnya. (abs)

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Dwi Rizki
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved