Breaking News:

Berita Nasional

Jokowi Dikecam Lantaran Promosikan Bipang Ambawang untuk Oleh-oleh Lebaran, Mendag Minta Maaf

Bipang Ambawang ini merupakan kuliner dari Ambawang, Kalimantan Barat yaitu akronim dari babi panggang.

Penulis: | Editor: Feryanto Hadi
Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo kembali menuai polemik setelah mempromosikan Bipang Ambawang sebagai oleh-oleh lebaran 

Dia menjelaskan konteks video tersebut ialah agar masyarakat membeli produk lokal. Dia menjelaskan konteks keseluruhan video.

"Berkaitan dengan pernyataan bipang Ambawang, yang pertama kita harus melihat dalam konteks keseluruhan pernyataan Bapak Presiden ada dalam video yang mengajak masyarakat Indonesia untuk mencintai dan membeli produk lokal," ujarnya.

Dia menegaskan pernyataan Jokowi tersebut diperuntukkan bagi seluruh masyarakat Indonesia yang beragam suku, agama dan budaya.

Baca juga: Orang Tak Percaya Corona Malah Jadi Duta Prokes, dokter Tompi Heran: Gue Berasa Jadi Bloon

"Pernyataan Bapak Presiden tersebut ditujukan kepada seluruh masyarakat Indonesia, yang terdiri atas beragam suku, agama, dan budaya. Yang memiliki kekayaan kuliner Nusantara dari berbagai daerah," katanya.

"Setiap makanan memiliki kekhasan dan menjadi makanan favorit lokal. Jadi, sekali lagi, kuliner khas daerah yang disebut Bapak Presiden dalam video tersebut adalah untuk mempromosikan kuliner Nusantara yang sangat beragam," lanjutnya.

Mendag menjelaskan ada beragam kuliner yang disukai oleh beragam kelompok masyarakat.

Dia mengajak masyarakat mempromosikan kuliner Nusantara.

Baca juga: Habib Rizieq Mengaku Kepanasan Tinggal di Penjara, Ferdinand: Sabar Zieq, Coba Buktikan Kegaranganmu

"Tentu kuliner tersebut dikonsumsi, disukai, dan dicintai oleh berbagai kelompok masyarakat yang juga beragam. Mari kita bangga dan promosikan kuliner Nusantara yang beragam sehingga bisa menggerakkan ekonomi terutama UMKM," tuturnya.

Kendati demikian, dia tetap meminta maaf kepada masyarakat Indonesia. Sebab, video tersebut merupakan bagian dari acara Kemendag.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved