Breaking News:

Berita Nasional

Jokowi Dikecam Lantaran Promosikan Bipang Ambawang untuk Oleh-oleh Lebaran, Mendag Minta Maaf

Bipang Ambawang ini merupakan kuliner dari Ambawang, Kalimantan Barat yaitu akronim dari babi panggang.

Penulis: | Editor: Feryanto Hadi
Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo kembali menuai polemik setelah mempromosikan Bipang Ambawang sebagai oleh-oleh lebaran 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi meluruskan pernyataan Presiden Joko Widodo dalam pidato memperingati Hari Bangga Buatan Indonesia.

Video tersebut menjadi viral lantaran ada salah satu brand kuliner yang disebut yakni Bipang Ambawang asal Banjarmasin ternyata adalah babi panggang.

Kata kunci Bipang pun menjadi viral di media sosial.

Bipang Ambawang ini merupakan kuliner dari Ambawang, Kalimantan Barat yaitu akronim dari babi panggang.

"Bapak/Ibu dan Saudara-saudara sekalian, sebentar lagi Lebaran. Namun, karena masih dalam suasana pandemi, pemerintah melarang mudik untuk keselamatan kita bersama," kata Jokowi dalam video tersebut.

Baca juga: Penjelasan Pihak FBR usai Markasnya di Pejaten Diserang hingga Bentrok dengan Anggota Ormas Forkabi

Baca juga: Sensasi Nongkrong di Lumida Cafe, Area Outdoor yang Hijau dan Luas, Serasa Lagi Staycation di Villa

"Untuk Bapak/Ibu dan Saudara-saudara yang rindu kuliner khas daerah atau yang biasannya mudik membawa oleh-oleh, tidak perlu ragu untuk memesannya secara online. Yang rindu makan gudeg Jogja, bandeng Semarang, siomay Bandung, empek-empek Palembang, bipang Ambawang dari Kalimantan, dan lain-lainnya, tinggal pesan. Dan makanan kesukaan akan diantar sampai ke rumah," ujar Jokowi.

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi lantas meminta maaf atas kesalahpahaman video Presiden Jokowi.

Lutfi mengungkapkan, tidak ada maksud apapun dari pernyataan presiden Joko Widodo.

"Kami dari Kementerian Perdagangan selaku penanggung jawab acara tersebut sekali lagi memastikan tidak ada maksud apa pun dari pernyataan Bapak Presiden. Kami mohon maaf sebesar-besarnya jika terjadi kesalahpahaman," kata Mendag Muhammad Lutfi dalam video yang diunggah di akun YouTube Kemendag, Sabtu (8/5/2021).

Baca juga: WNA Asal China Berdatangan saat Mudik Dilarang, Faisal Basri: Rezim Sedang Menggali Kuburnya Sendiri

"Karena niat kami hanya ingin agar kita semua bangga terhadap produksi dalam negeri. Termasuk berbagai kuliner khas daerah dan menghargai keberagaman bangsa kita," imbuhnya

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved