Breaking News:

Warga Depok Penyuka Jengkol Jangan Kaget, Jelang H-2 Lebaran Diperkirakan Harganya Rp 100 Ribu/Kilo

Harga yang tetap sama alias tak alami kenaikan lainnya adalah bawang merah yakni Rp 40.000 per kilo dan juga bawang kating Rp 35.000 per kilo.

Penulis: Vini Rizki Amelia | Editor: Dedy
Warta Kota
Jengkol di salah satu kios di Pasar Agung, Sukmajaya, Depok, Jawa Barat. Seminggu jelang Hari Raya Idul Fitri, tepatnya Kamis (6/5/2021), Jengkol di Pasar ini dijual seharga Rp 20.000 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK --- Tak hanya ayam dan daging yang mengalami kenaikan harga jelang seminggu sebelum lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah.

Namun juga jengkol turut menjadi barang yang turut naik di Ramadan kali ini, bahkan kenaikannya mencapai Rp 20.000 per kilogramnya.

Pedagang bahan pokok di Pasar Agung Depok, Sumarno (52) mengatakan, kenaikan harga jengkol bahkan diprediksi terus naik jelang H-2 lebaran yang bisa mencapai Rp 100.000 per kilogramnya.

“Naik dari awal bulan (Mei) yang sebelumnya Rp 40.000 per kilo, sekarang jadi Rp 60.000 per kilogram. Ini nanti bisa naik lagi H-2 sampai Rp 100.000 per kilonya,” papar Sumarno kepada Wartakotalive.com di Pasar Agung, Sukmajaya, Depok, Jawa Barat, Kamis (6/5/2021).

Kenaikan ini dikatakan Sumarno menjadi hal yang biasa terjadi pada saat menjelang lebaran.

Selain jengkol, Sumarno mengatakan kenaikan juga terjadi pada harga kentang yang mencapai Rp 2.000 per kilogram

“Yang naik itu kentang yang awalnya Rp 15.000 sekarang jadi Rp 17.000 per kilo. Kalau kentang bisa naik lagi nanti mendekati lebaran, bisa sampai Rp 25.000 per kilo,” akunya.

Berbeda dengan jengkol, untuk cabai merah keriting tetap di harga yang sama yakni Rp 30.000 per kilogram, begitu juga dengan cabai rawit merah atau rawit setan yang dibandrol Rp 60.000 per kilogram.

Harga yang tetap sama alias tak alami kenaikan lainnya adalah bawang merah yakni Rp 40.000 per kilo dan juga bawang kating Rp 35.000 per kilo.

Namun Muhammad (50) yang juga pedagang bahan kebutuhan pokok mengatakan, harga bawang merah yang saat ini tidak mengalami kenaikan bisa saja ikutan naik jelang lebaran.

“Ya ngga tahu nanti naik atau ngga, biasanya sih pasti naik, kenaikannya bisa 20-30 persen tapi ngga tahu kapan naiknya,” tuturnya.

Sedangkan untuk ikan asin, teri medan ikut naik sebesar Rp 2.000 per kilogramnya lantaran meningkatnya permintaan pembeli.

“Teri medan naik dari Rp 18.000 per kilo, sekarang Rp 20.000. Ngga tahu nanti dekat lebaran naik lagi atau ngga,” aku Wawan pedagang ikan asin ditemui di tempat yang sama.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved