Breaking News:

Berita Jakarta

Video Viral di Media Sosial, Pelaku Pemalakan Sopir Truk di Cakung Ditangkap

Aksi perusakan truk oleh dua pemuda karena sopir enggan menyerahkan uang palak di kawasan Cakung, Jakarta Timur, viral di media sosial. 

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Intan Ungaling Dian
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Erwin Kurniawan mengatakan, dua pelaku perusakan truk di Cakung, Jakarta Timur, sudah ditangkap petugas. 

WARTAKOTALIVE.COM, CIRACAS - Aksi perusakan truk oleh dua pemuda karena sopir enggan menyerahkan uang palak di kawasan Cakung, Jakarta Timur, viral di media sosial. 

Dalam video viral di media sosial itu ada seorang pria menghentikan truk sambil menenteng besi panjang dan melakukan aksi pengrusakan.

Sang sopir merekam ulah kedua pria tersebut. 

"Komandan ini ada yang ajak ribut komandan, abis kaca spion saya. Ini saya posisi di Cakung Komandan, udah tau enggak pegang duit komandan. Nih liat-liat," kata sang sopir dalam video itu.

Baca juga: VIDEO Pemudik Numpang Truk Sayur Terkena Razia Penyekatan di Jalan Tol Jakarta Cikampek

Baca juga: VIDEO Mengakali Pencegatan,Pemudik Numpang Truk Sayur Terkena Razia di Tol Jakarta Cikampek

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Erwin Kurniawan mengatakan, peristiwa itu terjadi Kamis (6/5/2021).

Menurut Erwin, kedua pelaku berinisial M dan MF pun sudah diamankan. 

“Kedua orang tersangka sudah diamankan oleh Unit Reskrim Polsek Cakung,” kata Erwin, Jumat (7/5/2021). 

Peristiwa bermula saat kedua pelaku menagih uang tiket parkir kepada sopir truk dengan nominal retribusi Rp 5.000.

Namun ketika itu sopir truk hanya memberi Rp 2.000. 

"Pelaku lalu cekcok dan akhirnya mengambil besi dan melakukan perusakan kaca spion dari truk yang dibawa sopir," kata Erwin. 

Baca juga: Akibat Sopir Mengantuk, Truk Pengangkut Pakan Ayam Terperosok ke Sungai Leuwisadeng Bogor

Baca juga: Dongkrak Lepas Saat Ganti Ban, Tiga Sopir Tewas Tertimpa Badan Truk di Purwakarta, Ini Kronologisnya

Dia menambahkan, dari rekaman video yang beredar, kedua pelaku sudah meminta maaf kepada korban setelah viral di media sosial. 

Namun proses hukum kedua pelaku yang sudah ditangkap masih berjalan hingga saat ini.

Apalagi identitas korban juga belum diketahui sehingga masih harus menunggu langkah selanjutnya. 

"Ini bukan delik aduan, kita pertimbangkan untuk proses pidana karena tindak lanjut seperti apa juga masih berjalan," ujar Erwin. 

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved