Larangan Mudik

VIDEO Keluh Kesah Penjaga Warung di Pantura Lantaran Diberlakukannya Larangan Mudik 2021

Pengendara roda dua yang singgah ke warungnya pun semakin berkurang imbas larangan mudik lebaran 2021.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Murtopo

WARTAKOTALIVE.COM,SUBANG -- Hampir 10 tahun sudah, Eni (40) berjualan di pinggir jalan Pantura, namun baru kali ini dirinya merasakan merosotnya pendapatan yang cukup luar biasa.

Ia pun hanya bisa pasrah atas apa yang di alami.

Arus mudik lebaran yang biasanya menjadi berkah bagi dirinya, kini justru sepi.

Pengendara roda dua yang singgah ke warungnya pun semakin berkurang imbas larangan mudik lebaran 2021.

Baca juga: VIDEO Cerita Suka Duka Kepala Terminal Kalideres Revi Zulkarnaen Setiap Masa Mudik Lebaran

Baca juga: VIDEO Penyekatan Pemudik di Jalan Raya Parung Sepi, Arus Lalu Lintas Normal

Baca juga: VIDEO Gerbang Tol Palimanan Dijaga Ketat oleh Kepolisian, Sejumlah Kendaraan Diminta Putar Balik

Ketika musim mudik lebaran, banyak warung-warung musiman bermunculan di sekitar jalan Pantura, kini justru beberapa warung yang ada nampak kosong, bahkan terlihat sudah tak digunakan lagi oleh pemiliknya.

Eni penjaga warung yang ditemui saat itu, mengatakan memang imbas larangan mudik ini sangat terasa bagi dirinya yang mencari keuntungan dari para pemudik ketika musim mudik tiba. 

"Ya kalo itungan rame mah lebih rame sebelum corona ya. Kalo sekarang mah kebanyakan paling cuma numpang istirahat doang, ngademin motor gitu," kata Eni ditemui, Jumat (7/5/2021).

Sepinya pemudik tahun ini memang berbanding terbalik pada tahun sebelumnya, padahal penurunan pendapatan yang dirasakan Eni, tak hanya faktor larangan mudik, namun juga adanya tol Cipali, sehingga kini dirinya hanya mengandalkan untung dari para pemudik.

Baca juga: VIDEO Larangan Mudik Lebaran, Kendaraan Selain Plat Cirebon Diperiksa Ketat di Posko Penyekatan Weru

Baca juga: VIDEO Rest Area KM 102 Cipali Sepi Pengunjung Imbas Larangan Mudik

Namun karena pemerintah memberlakukan larangan mudik pada tanggal 6 Mei 2021 hingga 17 Mei 2021.

Kini pendapatannya pun merosot drastis, meski di akui tak mendapatkan untung, Eni tetap bertahap untuk berjualan di pinggir jalan.

"Kalo dulu itu alhamdulillah, seminggu belum lebaran itu rame banget. Bahkan warung saya aja sampai ngak ada tutupnya. Buka terus 24 jam, karena ramenya yang mudik," katanya.

Sedangkan tahun ini, Eni mengaku sangat menurun drastis jumlah orang yang mampir ke warungnya.

Jika dulu bisa dalam sehari lebih 20 orang, kini ia kurang lebih 3 sampai 5 orang dalam sehari, itu pun di akui Eni tidak menentu.

Baca juga: VIDEO Suasana Pos Penyekatan Cilangkap Hari Kedua Larangan Mudik di Depok

"Kalo sekarang mah sepi. Dulu mah kopi satu dus mah abis sehari, ini paling cuma lima ranceng. Jadi kalo di bandingkan dulu ya mending dulu rame, kita ampe buka 24 jam karena kan sayang ya rame pemudik," ujarnya 

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved