Breaking News:

Berita Jakarta

Tiga Pelaku Penganiayaan Seorang Pria Sampai Tewas di Tanjung Priok Dibekuk, 16 Pelaku Lainnya Buron

Polsek Tanjung Priok menangkap tiga pemuda pelaku penganiayaan di Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Panji Baskhara
Wartakotalive.com/Junianto Hamonangan
Kasus penganiayaan di Tanjung Priok hingga membuat seorang pria tewas, pada Minggu (3/5/2021), dirilis Polres Metro Jakarta Utara, Jumat (7/5/2021). Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Guruh Arif Darmawan, Polsek Tanjung Priok menangkap tiga pelaku penganiayaan dengan cara pembacokan, namun 16 pelaku lainnya masih buron. 

Wali Kota Jakarta Timur Muhammad Anwar mengatakan, peran serta masyarakat sangat diperlukan untuk ikut mengamankan lingkungan tempat tinggal masing-masing. 

“Para orangtua sangat berperan karena sebagian besar kasus tawuran dilakukan anak usia remaja,” ujarnya, Minggu (25/4/2021). 

Selain itu pihaknya juga sudah membuat deklarasi aman, damai, dan kondusif pada bulan Ramadan 1442 Hijriah agar memastikan pelaksanaan ibadah puasa berjalan aman, kondusif.

“Kita sudah membuat komitmen. Kita harapkan tidak akan terjadinya tawuran antar warga dan kelompok di Jakarta Timur,” ungkapnya.

Upaya antisipasi ini dikarenakan dalam banyak kasus tawuran khususnya antar kelompok remaja justru terjadi saat bulan Ramadan.

Bahkan ada di antaranya hingga merenggut korban jiwa.

Anwar menambahkan upaya pencegahan meliputi peningkatan pengawasan di wilayah rawan sesuai lokasi yang diidentifikasi pada setiap Kelurahan dan Kecamatan di Jakarta Timur.

"Para Lurah dan Camat kami minta meningkatkan pengawasan melalui kolaborasi dengan TNI-Polri, serta organisasi masyarakat,” kata Anwar.

Warung atau kios yang menjual minuman keras (miras) juga tidak luput ditindak aparat gabungan karena banyak kasus tawuran dipicu pengaruh alkohol dan menimbulkan gangguan keamanan.

(Wartakotalive.com/JHS)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved