Breaking News:

Serahkan 13 Kasus Pelanggaran HAM Berat Mangkrak kepada Mahfud MD, Kejagung Minta Kebijakan

Setidaknya ada 13 kasus pelanggaran HAM berat yang mandek dan tidak dapat maju ke tahapan selanjutnya.

Kompas.Com
Direktorat Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (JAM Pidsus) Kejaksaan Agung menyerahkan kasus pelanggaran hak asasi manusia (HAM) berat yang lama mangkrak, kepada Menkopolhukam Mahfud MD. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Direktorat Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (JAM Pidsus) Kejaksaan Agung menyerahkan kasus pelanggaran hak asasi manusia (HAM) berat yang lama mangkrak, kepada Menkopolhukam Mahfud MD.

Setidaknya ada 13 kasus pelanggaran HAM berat yang mandek dan tidak dapat maju ke tahapan selanjutnya.

"Sudah kita berikan ke Menkopolhukam. Kebijakan Menkopolhukam kita tunggu," kata Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Ali Mukartono di Gedung Bundar Kejagung, Jakarta Selatan, Jumat (7/5/2021).

Baca juga: Nasib 75 Pegawai KPK Tak Memenuhi Syarat Jadi ASN di Tangan Firli Bahuri, Ini Alasannya

Ali menyampaikan, seluruh kasus yang telah diserahkan kepada Menkopolhukam Mahfud MD, tidak ada satu pun yang memenuhi syarat untuk maju ke langkah selanjutnya

Alasannya, dia menyebut ada sejumlah syarat yang belum dipenuhi oleh Komnas HAM.

"Jadi ada 13 kasus, 9 masa lalu, dan 4 baru."

Baca juga: Terduga Teroris yang Diciduk di Sukabumi Pernah Terlibat Percobaan Peledakan Bom di Ciampea Bogor

"Kemarin kita laporkan tidak ada yang bisa ditindaklanjuti sebelum petunjuk dipenuhi oleh Komnas HAM," jelasnya.

Selanjutnya, kata Ali, pihaknya masih menunggu langkah kebijakan dari Mahfud MD untuk membantu menuntaskan masalah tersebut.

"Nanti apa yang bisa diselesaikan kita akan selesaikan," ucapnya.

Komisi III DPR Minta Terobosan Non Yudisial

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved