Breaking News:

Warta Bogor

Pemkab Bogor Dorong Jalur Bojong Gede-Kemang Jadi Jalan Nasional, Berikut Ini Alasannya

Posisi strategis ini mendorong Pemerintah Kabupaten Bogor memperjuangkan agar ruas jalan ini menjadi jalan nasional.

Wartakotalive.com/Hironimus Rama
Bupati Bogor Ade Yasin. 

WARTAKOTALIVE.COM.CIBINONG - Pemerintah Kabupaten Bogor sedang membangun jalur jalan Bojonggede -Kemang (Bomang).

Jalur Bomang ini  akan menjadi jalan strategis untuk mengurai kemacetan di Tol Jagorawi, karena nanti jalan di Desa Susukan akan terhubung dengan Depok Antasari. 

Posisi strategis ini mendorong Pemerintah Kabupaten Bogor memperjuangkan agar ruas jalan ini menjadi jalan nasional.

"Kami mendorong jalan ini agar menjadi jalan nasional sehingga pembangunannya bisa dibantu oleh Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)," kata Bupati Bogor, Ade Yasin, Kamis (6/5/2021).

Baca juga: Larangan Mudik Hari Pertama, 122 Kendaraan Diputarbalik di Gerbang Tol Bekasi Barat dan Timur

Baca juga: Sejumlah Lokasi di Pinggir Kali Bekasi Terendam Banjir Kiriman Kabupaten Bogor

Ade Yasin menjelaskan bahwa  pemerintah pusat tertarik dengan pembangunan jalan tersebut dan Pemkab Bogor memang membutuhkan jalan tersebut untuk kepentingan masyarakat.

“Arahan dari Kementrian PUPR jalan tersebut didorong menjadi jalan nasional, pemerintah daerah tugasnya adalah melengkapi dokumen paling lambat hari ini. Setelah dokumen diterima pihak Kementrian PUPR, maka akan langsung dibahas bersama Menteri PUPR,” jelas Ade. 

Ade mengungkapkan, yang harus disiapkan adalah beberapa dokumen seperti Feasibility Study, Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan gambar teknis, SK Penetapan jalan, dan dokumen pelengkap lainnya. 

Baca juga: Terindikasi Bakal Lakukan Perjalanan Mudik Lebaran, Puluhan Kendaraan di Tangsel Diminta Putar Balik

Baca juga: Pemkot Bogor dan PT KAI Matangkan Pendanaan dan Integrasi Trem Kota Bogor, Butuh Dana Rp 1 Triliun

Adapun sebagian besar dokumen tersebut sudah lengkap. 

“Momentum ini harus disambut dengan baik, karena cukup sulit mengalihkan perhatian pemerintah pusat kepada pembangunan jalan Bomang. Kita harus menunjukkan bahwa kita siap membangun dengan perencanaan yang betul-betul matang,” kata Ade Yasin. 

Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Burhanudin menambahkan jalur Bomang sudah masuk kriterja jalan nasional.

Baca juga: Gerbang Tol Palimanan Dijaga Ketat, Puluhan Kendaraan Pemudik Diminta Putar Balik

Baca juga: Bima Arya Luncurkan Gerakan Bogor Mengaji, Kolaborasi untuk Entaskan Buta Aksara Al Quran

"Jalan Bomang ini akan menghubungkan dua jalan nasional, yakni ruas Jalan Raya Bogor dengan ruas Jalan Raya Parung, maka pembangunan ini menjadi sangat strategis," ungkapnya.

Alasan lainnya adalah fungsi jalan ini juga bukan hanya untuk lokal tapi regional.

"Secara teknis jalan ini lebarnya lebih dari standar nasional. Kalau standar minimal jalan nasional itu 25 meter lebarnya, jalan ini lebarnya bisa mencapai 50 meter,” terangnya. 

Baca juga: Penyekatan Mudik dan Mobilitas Warga, Bima Arya Kerahkan 1.500 Personel Gabungan di Kota Bogor

"Sebetulnya kita sudah overload untuk mengurus jalan, dari Tenjo hingga Tanjungsari. Itu sangat panjang jalannya, sehingga bisa menjadi alasan agar jalan tersebut diserahkan ke pusat,” pungkas Burhanudin.

Penulis: Hironimus Rama
Editor: Feryanto Hadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved