Breaking News:

Larangan mudik

Meski Hanya Satu Orang, PO Sinar Jaya Tetap Berangkatkan Penumpang Nonmudik dari Terminal Kalideres

Kepala Terminal Kalideres Revi Zulkarnain mengatakan, bus Sinar Jaya hanya membawa satu penumpang menuju Jawa Tengah saat hari pertama larangan mudik.

Editor: Hertanto Soebijoto

Bagi pegawai instansi pemerintahan/ASN/BUMN/BUMD/prajurit TNI/anggota Polri, syaratnya adalah wajib memiliki print out surat izin perjalanan tertulis yang dilengkapi tanda tangan basah atau elektronik pejabat setingkat Eselon II, serta identitas diri calon pelaku perjalanan.

Adapun bagi pegawai swasta, wajib melampirkan print out surat izin perjalanan tertulis yang dilengkapi tanda tangan basah atau elektronik dari pimpinan perusahaan.

Sedangkan bagi pekerja sektor informal dan masyarakat umum nonpekerja, wajib melampirkan print out surat izin perjalanan tertulis yang dilengkapi tanda tangan basah atau elektronik dari Kepala Desa/Lurah setempat.

“Surat izin perjalanan tertulis bagi pelaku perjalanan mendesak untuk kepentingan non-mudik berlaku secara individual, untuk 1 kali perjalanan pergi-pulang, serta bersifat wajib bagi pelaku perjalanan yang berusia 17 tahun ke atas,” kata VP Public Relations KAI Joni Martinus, dikutip ulang pada Rabu (5/5/2021).

Selain persyaratan surat izin perjalanan tertulis, para pelaku perjalanan dengan keperluan mendesak untuk kepentingan non mudik juga tetap diharuskan menunjukkan hasil negatif RT-PCR atau Rapid Test Antigen atau pemeriksaan GeNose C19 yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 24 jam sebelum jadwal keberangkatan KA.

Petugas akan melakukan verifikasi berkas-berkas persyaratan saat boarding di stasiun.

Jika ditemukan calon penumpang yang berkasnya tidak lengkap atau tidak sesuai, maka penumpang tidak diizinkan untuk naik kereta api dan tiket akan dibatalkan.

“Kami menjamin proses verifikasi berkas-berkas syarat perjalanan kereta api jarak jauh dilakukan dengan teliti, cermat, dan tegas. Karena kita mendukung kebijakan pemerintah agar masyarakat tidak mudik,” urai Joni.

Daftar kereta api yang beroperasi KA jarak jauh yang beroperasi diperuntukkan hanya bagi pelaku perjalanan mendesak untuk kepentingan non-mudik sesuai Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021 dan Surat Direktur Jenderal Perkeretaapian Nomor HK.701/1/10/DJKA/2021 pada 30 April 2021.

“KAI menjalankan kereta api jarak jauh pada periode tersebut bukan untuk melayani masyarakat yang ingin mudik Lebaran. Kami mematuhi aturan dan kebijakan dari pemerintah bahwa mudik tetap dilarang,” kata Joni.

Pada masa larangan mudik Lebaran 2021, KAI mengoperasikan 19 KA jarak jauh untuk melayani pelaku perjalanan dengan keperluan mendesak untuk kepentingan non-mudik.

Adapun jadwal dan relasi atau rute KA jarak jauh yang beroperasi pada periode 6-17 Mei 2021 tidak ada perbedaan dari jadwal KA jarak jauh di masa normal.

Berikut ini 19 KA jarak jauh yang beroperasi di masa larangan mudik Lebaran:

Argo Bromo Anggrek rute Surabaya Pasarturi - Gambir pp

Argo Wilis rute Surabaya Gubeng - Bandung pp

Gajayana rute Malang - Gambir pp

Bima rute Surabaya Gubeng - Gambir pp

Argo Lawu rute Solo Balapan - Gambir pp

Maharani rute Surabaya Pasarturi - Semarang Poncol pp

Kahuripan rute Blitar - Kiaracondong pp

Sri Tanjung rute Lempuyangan - Ketapang pp

Bengawan rute Pasar Senen - Purwosari pp

Serayu rute Pasar Senen - Purwokerto pp

Kutojaya Selatan rute Kutoarjo - Kiaracondong pp

Tawangalun rute Ketapang - Malang Kotalama pp

Probowangi rute Surabaya Gubeng - Ketapang pp

Tegal Ekspres rute Tegal - Pasar Senen pp

Bukit Selero rute Kertapati - Lubuk Linggau pp

Kuala Stabas rute Batu Raja - Tanjung Karang pp

Rajabasa rute Kertapati - Tanjung Karang pp

Putri Deli rute Tanjung Balai - Medan pp

Pasundan Lebaran rute Surabaya Gubeng - Kiaracondong pp

Dari daftar tersebut, sejumlah KA jarak jauh memang tidak beroperasi seperti KA Kertajaya yang biasanya melayani relasi Jakarta-Surabaya pulang-pergi, atau KA Matarmaja rute Jakarta-Malang dan masih banyak lagi.

“Jumlah KA yang kami operasikan memang hanya terbatas untuk mengakomodir pelaku perjalanan dengan keperluan mendesak untuk kepentingan non-mudik,” imbuhnya.

Tiket KA tersebut dijual melalui aplikasi KAI Access, web KAI, aplikasi mitra resmi KAI, dan khusus pembelian tiket di loket stasiun dilayani penjualan langsung 3 jam sebelum keberangkatan.

“KAI tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat sesuai aturan dan hanya menjual tiket sebanyak 70 persen dari kapasitas tempat duduk yang tersedia,” ungkap Joni.

Sebelum Pulang Kampung

Sedangkan untuk perjalanan KA lokal, terdapat 16 KA yang dioperasikan.

Dalam penyelenggaraannya, dilakukan pembatasan jam operasional KA lokal yaitu keberangkatan dari stasiun awal maksimal pukul 20.00.

Joni mengatakan, kereta api jarak jauh maupun kereta api lokal yang dijalankan tersebut sudah mendapatkan izin dari Pemerintah.

Ia menegaskan, KAI mendukung penuh kebijakan pemerintah dalam hal pencegahan penyebaran Covid-19 pada moda transportasi kereta api.

“KAI selalu mengoperasikan KA sesuai pedoman dari Peraturan Menteri dan Surat Edaran yang dikeluarkan pemerintah. Kami berharap masyarakat dapat tetap membatasi mobilitasnya serta tidak mudik tahun ini,” tegas Joni.

Berikut KA lokal yang beroperasi di masa larangan mudik Lebaran 2021 selengkapnya:

Cibatuan

Lokal Bandung Raya

Penataran Tumapel

Dhoho

Siliwangi

Pandan Wangi

Siantar Ekspres

Sibinuang

Srilelawangsa

Kedung Sepur

Jenggala Bathara

Kresna

Cut Meutia

Lembah Anai

Minangkabau Ekspres. (Fandi Permana/Hari Darmawan )

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: "Syarat Naik Kereta Api Jarak Jauh di Masa Larangan Mudik".
Penulis : Muhammad Choirul Anwar

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved