Breaking News:

Berita Nasional

Menpan RB Tjahjo Kumolo Diduga Mendukung Adanya Pemecatan 75 Pegawai KPK Tak Lolos Tes ASN

Nasib 75 pegawai KPK yang tak lolos syarat tes wawasan kebangsaan (TWK) kini disimpang jalan. MenPAN RB diduga mendukung pememecatan

Editor: Wito Karyono
TRIBUNNEWS/ILHAM RIAN PRATAMA
Karangan bunga terpampang di depan Gedung KPK, Jumat (6/9/2019), berisi sindiran dan kata-kata penyemangat pemberantasan korupsi, terkait isu revisi UU KPK. Dampak dari UU tersebut antara lain pegawai KPK harus lolos tes ASN dan sebanyak 75 pegawai dinyatakan tak lolos. 

WARTAJOTALIVE.COM, JAKARTA -- Nasib 75 pegawai KPK yang tak lolos syarat tes wawasan kebangsaan (TWK) kini disimpang jalan.

Pihak KPK membantah ada pemecatan, namun tindaklanjut nasib 75 pegawai KPK belum ada kejelasan.

Menpan RB Tjahjo Kumolo pun berubah sikap soal nasib 75 pegawai KPB tersebut.

Baca juga: Saling Lempar Bola Panas Nasib 75 Pegawai KPK Tak Lolos Seleksi ASN

Baca juga: 75 Pegawai KPK Tak Penuhi Syarat Jadi ASN, Ini Perintah MK Soal Nasib Mereka

Namun pengamat menduga, Tjahjo mendukung adanya pemecatan 75 pegawai KPK yang selama ini dianggap kritis.

Ilustrasi: Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Tjahjo Kumolo saat meresmikan Mal Pelayanan Publik (MPP) di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Rabu (16/12/2020)
Ilustrasi: Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Tjahjo Kumolo saat meresmikan Mal Pelayanan Publik (MPP) di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Rabu (16/12/2020) (DOKUMEN PEMKAB PATI)

Seperti diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih belum memberikan keputusan terkait nasib 75 pegawai yang tidak memenuhi syarat tes wawasan kebangsaan (TWK).

Sekretaris Jenderal KPK Cahya Harefa mengatakan, pihaknya menunggu hasil penjelasan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) terkait nasib 75 pegawainya tersebut.

Dari 1.351 pegawai KPK yang mengikuti tes diketahui ada 75 orang yang dianggap tidak memenuhi syarat dalam TWK untuk menjadi aparatur sipil negara (ASN).

Baca juga: Soal Tunggakan Pembayaran Material Proyek Tol, PT Waskita: Suplier Tagih ke Subkon Bukan ke Kami

Merespons hal tersebut, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo sempat bingung dan heran dengan sikap KPK tersebut.

Tjahjo mempertanyakan dasar hak KPK mengembalikan keputusan terkait nasib 75 pegawai tersebut ke kementeriannya dan BKN.

"Keputusan dari tim wawancara tes, hasil diserahkan (kepada) KPK, pimpinan KPK, ya sudah selesai. Kok dikembalikan ke Kemenpan-RB? Dasar haknya apa? Ini kan internal rumah tangga KPK," kata Tjahjo kepada wartawan, Rabu (5/5/2021).

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved