Breaking News:

Kriminalitas

Kuras Brankas Uang dan Rokok di Minimarket Pancoran untuk Kebutuhan Lebaran, 4 Pelaku Dibekuk Polisi

Salah satu tersangka RZ mengaku dirinya melakukan aksi itu lantaran sedang terdesak kebutuhan ekonomi

Istimewa
Wakapolres Metro Jakarta Selatan AKBP Antonius Agus Rahmanto saat merilis kasus pembobolan minimarket di Mapolrestro Jaksel, Jumat (7/5/2021) 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Polisi membekuk empat orang pelaku pembobolan minimarket di Jalan Buncit Raya, Pancoran, Jakarta Selatan.

Keempatnya sebelumnya membobol minimarket tersebut dan menguras isi brankas uang dan rokok senilai Rp 94,8 juta.

Satu diantaranya merupakan pegawai minimarket.

Wakapolres Metro Jakarta Selatan AKBP Antonius Agus Rahmanto menerangkan, peristiwa tersebut berawal dari ide salah satu karyawan minimarket berinisial RZ.

Baca juga: Aksi Heroik Warga Ciputat Gagalkan Aksi Perampokan, Tak Gentar saat Pelaku Menembak Bertubi-tubi

Menurutnya, pelaku merencanakan aksinya itu selama seminggu sebelum kejadian.

Saat hari kejadian, pelaku RZ juga menyuruh salah satu pelaku berinisial S untuk bersembunyi di atap balkon minimarket.

Pelaku juga mematikan kamera CCTV yang ada di minimarket tersebut agar aksinya itu tak diketahui.

"RZ ini karena dia orang dalam dia tahu semua pengamanannya, tutupnya jam berapa, lalu isi brangkasnya juga sudah tahu," tuturnya saat menggelar jumpa pers di Mapolrestro Jaksel, Jumat (8/5/2021).

Baca juga: Minimarket di Matraman Dibobol Maling, Pelaku Gasak Rokok Total Nilai Rp 10 juta

Adapun modus para pelaku melakukan aksi pencuriannya itu demi kebutuhan ekonomi, khususnya untuk persiapan menjelang lebaran.

Barang bukti yang diamankan Brangkas berisi uang sebesar  Rp. 87.447.440 rupiah dan sejumlah rokok sebesar Rp 7.471.145  dan rekaman rekorder CCTV. 

Baca juga: Dahsyat, Enam Bulan Beraksi di Jabodetabek Dua Bandit Ini Sudah Menyasar 85 Rumsong 65 Minimarket

Tersangka RZ, 25, P, 20, S, 19, dan R 18, kini meringkuk di Mapolsek Pancoran

Salah satu tersangka RZ mengaku dirinya melakukan aksi itu lantaran sedang terdesak kebutuhan ekonomi.

"Padahal uang THR dari perusahaan sudah diberikan masih nekat mencuri," tambah wakapolres.

Editor: Feryanto Hadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved