Breaking News:

Larangan Mudik

Kendaraan Tinggalkan Jakarta Lewat Jalan Tol Turun 50 Persen, Jasa Marga Dukung Larangan Mudik 2021

Jasa Marga menyatakan terjadi penurunan rata-rata 50 persen kendaraan meninggalkan wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tanggerang, Bekasi).

Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Kemacetan parah terjadi di Jalan Tol Cikampek terimbas dari penyekatan terkait larangan mudik yang dilakukan di beberapa titik sepanjang jalan tol. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Jasa Marga menyatakan terjadi penurunan rata-rata 50 persen kendaraan meninggalkan wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tanggerang, Bekasi).

Hal itu terlihat dari data Jasa Marga pada H-7 Hari Raya Idul Fitri 1442 H atau pada Kamis (6/5/2021), total 84.083 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek melalui arah timur, arah barat dan arah selatan.

"Angka ini turun 37,6 persen dari lalu lintas (lalin) normal sebesar 134.665 Kendaraan," kata Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga, Dwimawan Heru dalam keterangan, pada Jumat (7/5/2021).

Baca juga: Larangan Mudik, Tujuh Calon Penumpang Bus AKAP di Terminal Bus Terpadu Pulo Gebang Tidak Bisa Mudik

Heru menuturkan untuk distribusi lalu lintas di ketiga arah adalah sebesar 33,8 persen dari arah timur, 39,2 persen dari arah barat dan 27,0 persen dari arah selatan.

Adpaun rinciannya, arah timur GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek, dengan jumlah 14.069 kendaraan meninggalkan Jakarta, turun sebesar 52,7 persen dari lalin normal 29.775 kendaraan.

Dari GT Kalihurip Utama Jalan Tol Cipularang, dengan jumlah 14.367 kendaraan meninggalkan Jakarta, turun sebesar 49,4 persen dari lalin normal 28.398 kendaraan.

Total kendaraan meninggalkan Jakarta menuju arah Timur adalah sebanyak 28.346 kendaraan atau turun sebesar 51,1% dari lalin normal 58.153 kendaraan.

Kemudian arah barat, lalin meninggalkan Jakarta menuju arah barat melalui GT Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak adalah sebesar 32.932 kendaraan atau turun 28,7 persen dari lalin normal 46.191 kendaraan.

Baca juga: Hari Pertama Larangan Mudik Lebaran 2021, PT KAI Berangkatkan 2.582 Penumpang Nonmudik

Dan arah selatan, jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta menuju arah Selatan melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi sebanyak 22.715 kendaraan, turun sebesar 25,1 persen dari lalin normal 30.321 kendaraan.

"Jasa Marga mendukung larangan mudik dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19," kata Heru.

Sepanjang periode larangan mudik Idul Fitri 1442 Hijriyah 6 sampai 17 Mei 2021, Jasa Marga mengimbau kepada Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) kategori dikecualikan.

Baca juga: Larangan Mudik, 329 Penumpang Kereta Api Tak Bawa Surat Izin, Ini Aturan Baru Naik KA Jarak Jauh

Pengecualian ini mencakup kendaraan pelayanan distribusi logistik, keperluan kerja/dinas, kunjungan keluarga sakit, kunjungan duka keluarga, ibu hamil (didampingi 1 anggota keluarga) dan kepentingan persalinan.

Untuk semua keperluan itu warga diminta melengkapi dokumen persyaratan antara lain Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) dan hasil negatif tes RT-PCR maks 3x24 jam per hasil negatif tes Rapid Antigen maksimal 2x24 jam hasil negatif dan Genose C19 sebelum keberangkatan. 

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved