Breaking News:

Berita Bekasi

Bulan Ramadan, Volume Sampah di Kabupaten Bekasi Meningkat 200 Ton per Hari

Selama bulan suci Ramadan, volume sampah warga Kabupaten Bekasi, Jawa Barat bertambah 200 ton per hari

Warta Kota/Muhammad Azzam
Ilustrasi -- Selama bulan Ramadan penambahan sampah meningkat 200 ton di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng Kabupaten Bekasi. 

"Sebenarnya tahun ini direncanakan tapi karena Covid anggarannya terkena refocusing. Kita rencanakan 2021, dengan jumlah pengelolaan sampai mencapai 500 ton per hari," jelasnya.

Teknologi Canggih 

Kepala Desa Burangkeng, Kecamatan Setu, Nemin meminta Pemerintah Kabupaten segera menggunakan teknlogi canggih  mengelola  sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng.

Pasalnya, pengelolaan TPA Burangkeng masih tradisional sangat berdampak buruk bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.

"Sekarang kan pengelolaannya masih tradisional pakai kontrol landfill atau ditumpuk gitu aja sampah masuk. Tentunya baunya cukup busuk dan sangat dikeluhkan warga desa kami," ujar Nemin, Sabtu (23/11/2019).

Dia juga mendesak pemerintah daerah melakukan pengecekan secara berkala kualitas udara di wilayahnya.

Alasannya, kualitas udara di sana rentan tercemar karena  TPA yang diolah secara tradisional.

“Pengelolaan teknologi sampah menjadi energi terbarukan juga harus ada di TPA, karena Pemerintah Kabupaten Bekasi sempat menjanjikan hal itu," ucap Nemin.

Nemin berharap, ada perhatian lebih dari Pemkab Bekasi terhadap warga desanya yang tinggal dekat  lokasi TPA Burangkeng tersebut.

"Kami juga berharap ada perhatian lebih, misal dari segi layanan kesehatan atau pendidikan dan lainnya," ujarnya.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved