Breaking News:

Berita Bogor

Bima Arya Minta Warga Kota Bogor Disiplin Protokol Kesehatan, Salat Idul Fitri 2021 Diperbolehkan

Bima Arya minta warga Kota Bogor disiplin protokol kesehatan, Salat Idul Fitri 2021 diperbolehkan.

Penulis: Dodi Hasanuddin | Editor: Dodi Hasanuddin
Dok. Pemkot Bogor
Bima Arya Minta Warga Kota Bogor Disiplin Protokol Kesehatan, Salat Idul Fitri 2021 Diperbolehkan 

WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR - Bima Arya minta warga Kota Bogor disiplin Jalankan protokol kesehatan, Salat Idul Fitri 2021 diperbolehkan.

Wali Kota Bogor, Bima Arya kembali mengingatkan dan mengajak warga untuk tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan (prokes).

Hal ini dilakukan mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 yang pernah terjadi tahun lalu pasca Idul Fitri.

Pada kesempatan itu, ia yang didampingi Kabag Kemasyarakatan, Asep Kartiwa, Camat tanah Sareal, Sahib Khan menyampaikan sejumlah kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor di bulan ramadan dan Idul Fitri.

“Alhamdulillah kondisi Covid-19 terbaru di Kota Bogor melandai berkat kerja keras semua pihak. Tetapi kondisi ini tetap harus diwaspadai semua warga, mengingat setelah liburan panjang angka kasus mengalami kenaikan," kata Bima Arya.

"Tahun lalu kenaikannya hingga 90 persen setelah lebaran,” tambahnya saat menyerahkan bantuan di Masjid Jami Al Fudhola, Kelurahan Kedung Waringin, Kecamatan Tanah Sareal, Kamis (6/5/2021).

Baca juga: Bima Arya Luncurkan Gerakan Bogor Mengaji, Kolaborasi untuk Entaskan Buta Aksara Al Quran

Sosialisasi terus dilakukan Satgas Covid-19 Kota Bogor kepada warga agar terus waspada dan menyampaikan larangan mudik untuk memutus penyebaran dan penularan Covid-19.

Jika ada warga yang berasal dari luar Kota Bogor yang lolos ke Kota Bogor, Satgas Covid-19 telah membentuk tim yang akan menanganinya dengan prosedur yang berlaku.

Berdasarkan informasi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), saat ini di telah ditemukan varian virus Covid terbaru yang jauh lebih berbahaya berasal dari luar negeri yang mematikan.

“Mudah-mudahan tidak pernah masuk ke Kota Bogor,” harap Bima Arya.

Baca juga: Penyekatan Mudik dan Mobilitas Warga, Bima Arya Kerahkan 1.500 Personel Gabungan di Kota Bogor

Untuk pelaksanaan Salat Idul Fitri, Bima Arya menegaskan diperbolehkan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dan kapasitas rumah ibadah yang diizinkan hanya 50 persen. Namun untuk tingkat kota ditiadakan.

Untuk kegiatan takbir keliling dan kegiatan lainnya yang menimbulkan kerumunan dilarang.

Penyerahan hibah pembangunan masjid ini kata dia, merupakan bagian dari kegiatan silaturahmi ke masjid-masjid yang tahun ini dialokasikan anggarannya oleh Pemkot Bogor.

Jumlah yang diberikan diakuinya jauh dari ideal dan harapan. Namun demikian hibah yang diberikan diharapkan menjadi stimulus jamaah lainnya agar masjid menjadi lebih baik bagi jamaah dalam menjalankan ibadah.

“Semoga hibah ini mampu memancing warga dan para hamba Allah SWT lainnya untuk membantu dengan mendermakan sebagian rezekinya memakmurkan masjid,” katanya.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved