Breaking News:

Kriminalitas

Berawal dari Tantangan di Media Sosial, Tawuran Maut di Ciracas Pecah, Seorang Pemuda Terluka Parah

Berawal dari Tantangan di Media Sosial, Tawuran Maut di Ciracas Pecah, Seorang Pemuda Menjadi Korban Pembacokan dengan Luka Berat di sekujur tubuh.

Warta Kota
Pelaku pengeroyokan di Jalan Duku, Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur pada Minggu (2/5/2021) 

WARTAKOTALIVE.COM, CIRACAS - Tawuran antar dua kelompok yang terjadi di Jalan Duku, Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur pada Minggu (2/5/2021) dini hari pecah.

Seorang pemuda bernama bernama Satria Novareza pun menjadi korban pembacokan dengan luka berat di sekujur tubuh.

Peristiwa berdarah yang terjadi pada pukul 02.30 WIB itu diungkapkan Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Erwin Kurniawan berawal dari tantangan lewat Instagram. 

Baca juga: Gus Miftah Dikafirkan Karena Masuk Gereja, Habib Ahmad bin Novel Sebut Itu Tidak Dilarang Agama

“Awal mulanya kenapa hal itu terjadi ini karena ada undangan dari korban kepada saudara R dimana di DM (direct message) saling mengajak untuk tawuran,” katanya, Jumat (7/5/2021). 

Hal ini kemudian ditanggapi dengan menentukan lokasi oleh kedua kelompok hingga akhirnya aksi tawuran tidak dapat dihindari.

“Dari DM ini akhirnya masing-masing memanggil rekan-rekannya,” ungkap Erwin. 

Baca juga: Gus Miftah Dituding Kafir dan Sesat, Ustaz Adi Hidayat Beberkan Hukum hingga Fatwa KH Hasyim Asyari

Terkait hal tersebut, pihaknya telah mengamankan empat orang pelaku, yakni E, N, A dan R. 

Sedangkan dua orang lainnya yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) itu kini masih diburu petugas.

“Untuk dua orang yang masih DPO kita harapkan dapat segera menyerahkan diri,” kata Erwin. 

Baca juga: Closing Statement Gus Miftah di GBI Amanat Agung Bikin Bergetar, Beda Keyakinan Namun Tetap Mencinta

Adapun barang bukti yang diamankan dari para pelaku yakni dua buah senjata tajam jenis celurit yang digunakan oleh mereka untuk menyerang kelompok korban.

Atas perbuatannya para pelaku dijeratkan Pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman pidana penjara selama lima tahun. (jhs)

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Dwi Rizki
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved