Breaking News:

Berita Jakarta

Warga Pantai Mutiara Somasi Gubernur Anies Soal Pembangunan Gedung Komersil di Bibir Pantai

Warga Pantai Mutiara, RW 16 Penjaringan, Jakarta Utara menyomasi Gubernu DKI Anies Baswedan terkait pembangunan gedung komersil di bibir pantai.

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Max Agung Pribadi
istimewa
Warga Perumahan Pantai Mutiara resah dan menyomasi Gubernur DKI Anies Bswedan terkait pembangunan restoran dan gedung komersil di bibir pantai yang dinilai menyalahi aturan dan peruntukan lahan. 

WARTAKOTALIVE, SEMANGGI - Warga Perumahan Pantai Mutiara, RW 16, Kelurahan Penjaringan, Jakarta Utara, dengan tegas menolak pembangunan kafe atau restoran dan gedung komersial lainnya, di bibir pantai di dalam perumahan mereka.

Sebab. pembangunan tempat usaha atau gedung komersil di sana dinilai warga melanggar Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan Penataan Zonasi (PZ) DKI Jakarta.

Warga khawatir adanya bangunan tersebut dapat memicu banjir ke perumahan warga.

Baca juga: Lurah Pluit Sebut Banjir Rob di Komplek Pantai Mutiara Berangsur Surut,Tanggul Belum 100 Persen

Apalagi untuk restoran yang sudah beroperasi, sementara gedung yang nantinya akan dijadikan Indonesia Navy Club masih dalam proses.

Bangunan tempat usaha itu berdiri di jalur terbuka biru di bibir pantai Perumahan Pantai Mutiara, yang didiami warga.

Penolakan warga Perumahan Pantai Mutiara atas komersialisasi di kawasan bibir pantai diungkapkan lewat plang yang dipasang di depan rumah warga.
Penolakan warga Perumahan Pantai Mutiara atas komersialisasi di kawasan bibir pantai diungkapkan lewat plang yang dipasang di depan rumah warga. (istimewa)

H Sutrisno Lukito, tokoh masyarakat dan warga Perumahan Pantai Mutiara mengaku resah dengan berdirinya bangunan serta gedung tempat usaha itu.

Sebab bangunan menyalahi aturan dan dibangun tanpa mengantongi izin dengan cara menguruk bagian tepi laut menjadi daratan atau reklamasi.

"Karenanya kami melayangkan somasi atau surat teguran ke Gubernur DKI Anies Baswedan pada Senin (3/5/2021) lalu, kenapa bangunan yang menyalahi aturan itu dibiarkan," katanya, Kamis (6/5/2021).

Baca juga: Miliki Garis Pantai Terpanjang di Dunia, Indonesia Masih Belum Bisa Swasembada Garam Industri

Menurut Sutrisno, Gubernur Anies sudah melakukan pembiaran terjadinya pelanggaran Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan Penataan Zonasi (PZ) oleh pemilik bangunan.

"Padahal, sesuai aturan dan ketentuan, sepanjang Pantai Mutiara tidak diperbolehkan ada satu pun bangunan yang berdiri di atasnya," katanya.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved