Breaking News:

Tempat Hiburan Malam Ganggu Masyarakat, Petugas Gabungan Angkut 12 Wanita PSK Sita Sejumlah Miras

"Untuk sementara dugaan prostitusi ada karena kami melihat pasangan itu bukan pasutri karena berbeda KTP antara pria dan wanita di satu kamar.

Tempat Hiburan Malam Ganggu Masyarakat, Petugas Gabungan Angkut 12 Wanita PSK Sita Sejumlah Miras
Warta Kota/Andika Panduwinata
Satpol PP Kabupaten Tangerang merazia pekerja seks komersial (PSK) yang menjamur di kawasan Kalimati, Pasar Kemis. Meski saat ini bulan suci ramadan, namun mereka masih melakukan operasi.

WARTAKOTALIVE.COM, TIGARAKSA --- Belasan wanita yang diduga pekerja seks komersial (PSK) diamankan petugas Satpol PP Kabupaten Tangerang.

Ketika itu aparat Satpol PP bersama kepolisian dan TNI menggelar razia di sebuah tempat hiburan malam di wilayah Kalimati, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

"Ada 12 (PSK) yang kami amankan dari razia oleh Satpol PP Kabupaten Tangerang dan kedapatan sedang melayani para pelanggannya di beberapa kamar yang tersedia pada tempat hiburan tersebut," ujar Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Tangerang Fachrul Rozi, Kamis (6/5).

Ia menjelaskan penertiban dilakukan dalam rangka pengawasan dan pembinaan ketentraman serta ketertiban umum.

"Kami juga menyita sejumlah minuman keras di lokasi," sambungnya.

Menurut informasi warga sekitar, tempat hiburan tersebut hampir tiap malam hari tepatnya pada pukul 22.00 WIB selalu berdatangan para wanita ke tempat tersebut.

Masyarakat setempat pun selama ini merasa terganggu dengan adanya tempat hiburan itu.

"Pengamanan pria dan wanita tersebut merupakan tindak lanjut dari aduan masyarakat yang merasa terganggu terkait adanya dugaan asusila," ucap Fachrul.

Fachrul mengungkapkan, Satpol PP Kabupaten Tangerang berusaha menciptakan kekhusyukan umat Islam dalam menjalankan ibadah bulan suci Ramadan.

Sehingga tidak terganggu dengan hal yang kurang baik.

Untuk itu, Satpol PP Kabupaten Tangerang berusaha mengajak masyarakat saling menghargai dan toleransi guna menjaga kesucian di bulan puasa.

"Untuk sementara dugaan prostitusi ada karena kami melihat pasangan itu bukan pasutri karena berbeda KTP antara pria dan wanita di satu kamar. Maka patut diduga ada tindakan asusila," katanya.

Dia menambahkan, pihaknya pun dengan tegas mengambil tindakan berupa menyegel tempat usaha tersebut.

Petugas membawa para wanita pekerja seks komersial ke panti rehabiltasi Dinas Sosial Kabupaten Tangerang, guna pemberian pembinaan.

Sementara itu, menurut Yanto selaku warga Kalimati, Kecamatan Pasar Kemis memberikan apresiasi terhadap aparat yang bertugas dalam upaya penertiban atas keluhan masyarakat tersebut.

"Saya sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Satpol PP yang telah melakukan tindakan tegas pada tempat usaha tersebut, karena selama ini tempat hiburan itu telah menganggu warga sekitar," ungkap Yanto.

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Dedy
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved