Breaking News:

Berita Bekasi

Suplier Material Ancam Bakal Angkut Material dari Pembangunan Tol Cibitung-Cilincing

Suplier material pembangunan Jalan Tol Cibitung-Cilincing mendatangi kantor Cabang PT Waskita Karya terkait pembayaran material bangunan.

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Intan Ungaling Dian
Instagram Waskita Karya
Jalan Tol Cibitung-Cilincing tampak dari atas. Suplier material pembangunan Jalan Tol Cibitung-Cilincing mendatangi kantor Cabang PT Waskita Karya, di Jalan Akses Tol Cibitung, Kabupaten Bekasi, Kamis (6/5/2021). Mereka menagih pembayaran material bangunan kepada Waskita Karya. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Suplier material pembangunan Jalan Tol Cibitung-Cilincing mendatangi kantor Cabang PT Waskita Karya, di Jalan Akses Tol Cibitung, Kabupaten Bekasi, Kamis (6/5/2021).

Mereka mengancam Waskita Karya akan mengambil material yang sudah ditanam di Tol Cibitung-Cilincing jika tagihan material tidak segera dibayarkan.

"Kalau enggak ada hasil, rekan-rekan sudah sepakat, kalau memang tidak ada itikad baik, kita akan ambil lagi material kita, kita akan gali lagi," kata salah satu suplier, Marini Setia Darmawanti kepada awak media, Kamis (6/5/2021).

"Material kita akan kita angkut dan ambil kembali. Itu kalau tidak ada itikad baik dari Waskita selaku pemegang proyek jalan tol ini," katanya lagi.

Baca juga: Tak Bisa Bayar Gaji & THR Pegawai, Suplier Material Pembangunan Tol Cibitung-Cilincing Tagih Waskita

Baca juga: Transformasi Bisnis Waskita Karya di Masa Pandemi Dinilai Langkah Jitu

Kedatangan suplier ke kantor Waskita karya untuk menanyakan pembayaran material pembangunan proyek Tol Cibitung-Cilincing oleh salah satu sub-contractor (subcont) PT Tata Raya Karisma.

"Di sini kami melakukan klarifikasi, karena tagihan kita mengenai material kita yang sudah masuk untuk pembangunan Tol Cibitung Cilincing ini belum dibayarkan tagihannya," kata Marini Setia.

"Jadi kita ingin tanyakan ke Waskita sebagai pemilik proyek," katanya lagi.

Dia mengatakan, dalam kontrak kerja yang ditandatanganinya, seharusnya pihak subcont harus membayarkan tagihan tersebut tiga hari setelah invoice diterima.

Akan tetapi, sudah berjalan menuju ke empat bulan tagihan tersebut tak kunjung dibayarkan.

Marini Setia mengaku telah berusaha menagih hak pembayarannya ke PT Tata Raya Karisma namun hasilnya nihil.

Baca juga: Bangun Banyak Jalan Tol, Keuangan Waskita Karya Kian Terpuruk, Tanggung Utang hingga Rp89 triliun

Baca juga: Gandeng Esri Indonesia, Waskita Karya Kembangkan Berbagai Proyek Landmark Berbasis GeoBIM

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved