Breaking News:

Kecewa Uji Formil UU KPK Ditolak, Laode M Syarif: MK Merendahkan Dirinya Sendiri

Menurutnya, proses revisi UU KPK tersebut tidak memenuhi syarat-syarat formil yang ditetapkan oleh peraturan perundang-undangan.

Wartakotalive.com/Mohamad Yusuf
Mantan pimpinan KPK Laode M Syarif kecewa atas putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak uji formil UU 19/2019. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M Syarif kecewa atas putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak uji formil UU 19/2019.

"Saya kecewa atas putusan itu, kecewa dikarenakan beberapa hal," ujar Syarif dalam diskusi bertajuk menyibak putusan MK dalam uji formil dan materi revisi UU KPK secara virtual, Kamis (6/5/2021).

Syarif yang merupakan salah seorang dari 14 pemohon tersebut mengatakan, meskipun yang diajukan adalah uji formil, seharusnya majelis hakim juga menggali kebenaran-kebenaran materi dari bukti-bukti yang disampaikan para pihak.

Baca juga: 75 Pegawai KPK Tak Penuhi Syarat Jadi ASN, Ini Perintah MK Soal Nasib Mereka

Menurutnya, proses revisi UU KPK tersebut tidak memenuhi syarat-syarat formil yang ditetapkan oleh peraturan perundang-undangan.

Sebagai contoh, dikatakan revisi UU KPK sudah dikonsultasikan dengan publik termasuk seminar dengan Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Sumatera Utara, dan Universitas Nasional.

"Itu dianggap sudah dipublikasikan," kata Syarif.

Baca juga: Biasanya Cuma Logo, Kini Ada Bendera Merah Putih dan Foto Jokowi-Maruf Amin di Ruang Konpers KPK

Seharusnya, kata dia, pada tahapan itu majelis hakim lebih dalam lagi.

Artinya harus mengetahui berapa persentase orang yang setuju atau menolak.

"Kita tahu persis pada seminar itu hampir sebagian orang mengatakan bahwa tidak butuh revisi Undang-undang KPK," tutur Syarif.

Baca juga: Densus 88 Belum Diterjunkan, Satgas Nemangkawi Masih Jadi Garda Terdepan Hadapi KKB Papua

Kemudian, terkait pernyataan majelis hakim Saldi Isra yang membandingkan protes kelompok pro dan kontra revisi UU KPK dinilainya tidak pas.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved