Breaking News:

Belanja Kebutuhan Lebaran

DPP Ikappi Minta Masyarakat Hindari Belanja Kebutuhan Lebaran saat Akhir Pekan

Ikappi menghimbau masyarakat untuk bisa menahan diri, tak berbelanja saat akhir pekan ini jelang Lebaran.

Warta Kota/Henry Lopulalan
Ilustrasi - Sudah menjadi tradisi jelang Lebaran pasar tradisional kerap diserbu masyarakat yang ingin berbelanja. DPP IKappi justru meminta masyarakat untuk menghindarinya, karena rawan penyebaran virus corona. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) meminta masyarakat untuk tidak membeli sembako dengan jumlah dan kapasitas yang besar.

Masyarakat dapat membeli kebutuhan pokok sebanyak 2-3 hari sekali di pasar yang berada di dekat tempat tinggalnya.

“Pasar tetap buka jika tidak membeli dengan kapasitas besar, karena ini akan mempengaruhi produksi di pasar. Kalau produksi di pasar dan stoknya menipis akan mempengaruhi harga,” kata Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi DPP Ikappi Muhammad Ainun Najib, Kamis (6/5/2021).

Selain tidak belanja secara berlebihan, Ainun menganjurkan masyarakat untuk menghindari belanja pada akhir pekan.

Baca juga: Mudik Lebaran Dilarang tapi Penerbangan Wuhan-Jakarta Dibuka, PAN Bilang Pemerintah Inkonsisten

Baca juga: Satgas Covid-19 Ingatkan Tradisi Belanja Lebaran Jangan Memicu Klaster Baru

Tujuannya untuk menghindari kerumunan pembeli dan pasar juga bisa tetap buka pada akhir pekan.

Dia mengatakan, pada bulan Mei ini masuk fase kedua kenaikan harga pangan, meski lebaran akan jatuh sepekan mendatang.

Dia memprediksi, kenaikan harga sembako fase ketiga akan terjadi pada H-5 sampai H-3 menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H.

“Tetapi kami memprediksi bahwa untuk komoditas perhiasan dan busana akan terjadi puncak kepadatan di hari Sabtu (8/5/2021) dan Minggu (9/5/2021). Kami minta pemerintah untuk mengantisipasi agar tidak adanya kejadian-jadian (penumpukan pembeli) yang sebelumnya sempat terjadi,” ujarnya.

Ainun juga meminta kepada Pemprov DKI untuk tidak menggunakan sistem ganjil genap di kios.

Dia menganggap kebijakan ini akan menambah penumpukan pembeli di kios-kios tertentu.

Halaman
12
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Valentino Verry
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved