Breaking News:

Berita Populer

BERITA POPULER Larangan Mudik 5 Mei 2021, Kereta Hanya Layani Penumpang Ini, Personel Polisi Disebar

BERITA POPULER Larangan Mudik 5 Mei 2021,Kereta Hanya Layani Penumpang Ini , Personel Polisi Disebar. Simak selengkapnya dalam berita ini.

Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Wartakotalive.com/Muhammad Azzam
Ilustrasi kereta. 

“Demikian itu ada beberapa jenis hukuman untuk ASN yang perlu diperhatikan," ucapnya.

Meski demikian, Rini mengatakan, Kementerian PANRB juga memberikan pengecualian bagi ASN untuk bepergian maupun mengambil cuti kerja.

“Larangan bepergian keluar kota maupun mudik ini dikecualikan bagi ASN yang memang melakukan tugas kedinasan dan telah memperoleh surat tugas yang ditandatangani oleh pejabat pimpinan tinggi pratama atau kepala satuan kerjanya,” jelas Rini.

Hal kedua, ASN boleh melakukan perjalanan keluar kota maupun mudik jika dalam keadaan tertentu, namun harus memperoleh izin tertulis dari pejabat Pembina kepegawaian di instansinya masing-masing.

Baca juga: Kemenkeu Buka Suara Terkait Pengelolaan Aset TMII Beralih ke Negara

Baca juga: Muncul Narasi Megawati Jual TMII ke China Terkait Pengambialihan, Kementrian Kominfo: Itu Hoaks

Baca juga: Moeldoko Minta Manajemen TMII Mulai Siapkan Diri Menuju Transisi Pengelolaan

Rini menegaskan agar ASN yang harus bepergian keluar kota juga memperhatikan peta zonasi risiko penyebaran Covid-19 yang telah ditetapkan Satgas Covid-19.

Hal ketiga, agar ASN menetapkan kriteria dan persyaratan maupun protokol yang ditetapkan Kementerian Perhubungan maupun Satgas Covid-19, serta tetap mematuhi protokol kesehatan.

Terkait permberian cuti, ASN tidak diizinkan diberikan cuti selama periode yang ditetapkan atau tanggal 6-17 Mei 2021.

Namun dikecualikan bagi ASN yang mengambil cuti melahirkan, cuti sakit, maupun cuti dengan alasan penting lainnya, misalnya menikah.

“Cuti melahirkan dan cuti sakit juga berlaku bagi pegawai yang dengan perjanjian kerja,” kata Rini.

3. Sebanyak 2000 Petugas Disebar

Pemerintah mulai menerapkan larangan mudik Lebaran 2021.

Larangan mudik Lebaran mulai diberlakukan, besok Kamis, 6 Mei hingga 17 Mei 2021.

Terkait dengan penerapan larangan mudik Lebaran 2021 itu diturunkan petugas gabungan dari Polres Karawang, TNI, dan Pemkab Karawang.

Baca juga: PNS Makassar Punya Harta Rp56 M, Mobil Ford Mustang dan Ribuan Meter Tanah, Siapakah Irwan Rusfiady?

Baca juga: Sewa Jet Pribadi, Miliarder India Kabur dari Negaranya karena Lonjakan Covid-19, Segini Biayanya

Baca juga: Cerita SBY Berada 1 Jam di Kapal Selam, Bayangkan jika Berbulan-bulan, Beri Hormat ke Tentara Kita

Para petugas gabungan itu akan melakukan penyekatan di 15 titik di Tol Jakarta-Cikampek Kilometer 46+500 dan Tanjungpura.

Kapolres Karawang AKBP Rama Samtama Putra mengatakan, 2.000 personel gabungan dari TNI, Polri, dan instansi terkait bakal berjaga di pos-pos penyekatan.

"Ada 15 titik penyekatan untuk mengantisipasi pemudik," ujar Rama di Mapolres Karawang, Rabu (5/5/2021), seperti dikutip dari Kompas.com.

Dari 15 titik itu, dua di antaranya menjadi prioritas, yakni Kilometer 46+500 Tol Jakarta-Cikampek dan jalan nasional di jalur arteri Karawang dengan pintu utama di Tanjungpura. Kemudian, di jalur tengah di Bundaran Kepuh.

"Jalan nasional palang pintu pertama di Tanjungpura dan palang pintu terakhir di Jatisari apabila apa kebobolan," ujar Rama.

Pemudik yang masuk pengecualian diperbolehkan mudik, tetapi tetap memenuhi syarat, yakni menunjukkan surat keterangan bebas Covid-19 dan surat dari aparat berwenang, misalnya instansi tempat bekerja atau kepala desa.

"Inilah yang menjadi syarat mutlak. Nanti akan diperketat, apabila tidak mengantongi, kita akan putar balikkan," ujar dia.

Baca juga: Kemenkeu Buka Suara Terkait Pengelolaan Aset TMII Beralih ke Negara

Baca juga: Muncul Narasi Megawati Jual TMII ke China Terkait Pengambialihan, Kementrian Kominfo: Itu Hoaks

Baca juga: Moeldoko Minta Manajemen TMII Mulai Siapkan Diri Menuju Transisi Pengelolaan

Rama menyebutkan, pada masa pengetatan pramudik sejak 22 April - 5 Mei 2021, penyekatan dilakukan secara acak.

Dari kegiatan itu, petugas telah mengamankan 32 travel gelap.

Selain 15 titik penyekatan, petugas gabungan juga akan bersiaga di tujuh pos pengamanan di pusat keramaian dan lima pos pengamanan di obyek wisata. (Fransiskus Adhiyuda Prasetia/Pebby Ade Liana)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ini Sanksi Bagi ASN yang Nekat Ambil Cuti dan Mudik Lebaran 2021

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Mulai 6 Mei, Kereta Api Jarak Jauh Hanya Melayani Perjalanan Mendesak dan Kepentingan Nonmudik

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved