Breaking News:

VIDEO Operasi Ketupat Larangan Mudik, Kabupate Bekasi Siagakan 1.018 Personil Gabungan

Petugas gabungan sebanyak 1.018 personil ditempatkan pada 10 posko penyekatan, dua pos pengamanan Kamtibmas, 14 posko pelayanan.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Murtopo
Wartakotalive.com/Muhammad Azzam
Ratusan personil gabungan menggelar Apel Pasukan Operasi Ketupat dan Persiapan Penyekatan Larangan Mudik Lebaran 1442 Hijriyah/ 2021 di Lapangan Promoter Mapolres Metro Bekasi, pada Rabu (5/5/2021) sore. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI ---- Ratusan personil gabungan menggelar Apel Pasukan Operasi Ketupat dan Persiapan Penyekatan Larangan Mudik Lebaran 1442 Hijriyah/ 2021 di Lapangan Promoter Mapolres Metro Bekasi, pada Rabu (5/5/2021) sore.

Ratusan personil gabungan itu terdiri dari unsur tiga pilar, Kepolisian, TNI dan jajaran Pemerintah Kabupaten Bekasi seperti Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta Dinas Kesehatan.

Apel gelar pasukan dipimpin oleh Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja didampingi Kapolres Metro Bekasi Kombes Hendra Gunawan dan Dandim 0509 Kabupaten Bekasi Letkol Kav Tofan Tri Anggoro, para Pejabat Utama, Kapolsek Jajaran.

Dalam apel, Bupati Bekasi membacakan amanat dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Baca juga: Sebagai Upaya Tekan Penyebaran Covid-19, Bupati Bekasi Imbau Warga Pendatang Jangan Mudik Dulu

Dia menegaskan gelar apel pasukkan ini guna memastikan kesiapan personil gabungan dalam kegiatan penyekatan larangan mudik lebaran.

Dalam upaya pengendalian Penyebaran Covid-19, Pemerintah melalui Satgas Penanganan Covid-19 telah menerbitkan Surat Edaran No 13 tahun 2021, yang mengatur tentang peniadaan mudik lebaran Idul fitri tahun 1442 Hijriyah yang berlaku mulai tanggal 6 Mei hingga 17 Mei 2021 sekaligus pengendalian Covid-19 selama bulan Suci Ramadan.

Baca juga: Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja: Larangan Mudik Lebaran Upaya Menekan Penyebaran Covid-19

"Belajar dari tahun lalu, terjadi peningkatan angka Covid-19 pasca libur panjang. Maka kita dukung dan sukseskan aturan pemerintah terkait larangan mudik itu demi kebaikan bersama," kata Eka.

Eka menambahkan pasukan gabungan ini terdiri dari 1.018 personil gabungan, terdiri dari 455 personil Polri, 139 personil TNI, 145 personil Satpol PP Kabupaten Bekasi, 117 personil Dishub Kabupaten Bekasi, 145 petugas Dinas Kesehatan dan 18 Petugas Keamanan Jasa Marga.

Mereka semua, ditempatkan pada 10 posko penyekatan, dua pos pengamanan Kamtibmas, 14 posko pelayanan yang tersebar di pusat keramaian seperti pusat perbelanja, terminal, tempat wisata dan lainnya.

Baca juga: Cegah Mudik Lebaran, 350 Personel Gabungan Jaga Tujuh Cek Poin & Penyekatan Kota Bekasi

"Diharapkan atas kerja keras, kerja bersama mampu menyukseskan larangan mudik ini. Larangan ini bertujuan baik dalam upaya pencegahan penyebaran corona," katanya.

Sementara Kapolres Metro Bekasi, Kombes Hendra Gunawan menegaskan personilnya akan siaga 24 jam dalam melakukan penyekatan larangan mudik.

Bagi warga kedapatan mudik akan langsung diputar balik.

Khusus kendaraan travel, tak hanya diminta putar balik akan tetapi diberikan tindakan dengan kendaraanya ditahan untuk diberikan hukuman berupa denda maupun kurungan.

"Tindakannya diputar balik, kecuali travel bukan diputar balik. Tapi mobilnya kita tahan sementara," paparnya. (MAZ)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved