Breaking News:

Hari Raya Idul Fitri

Tak Hanya Larangan Mudik dan Cuti, ASN Kabupaten Bekasi Juga Dilarang Gelar Open House Saat Lebaran

Setumpuk Larangan Bagi ASN Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi Selama Lebaran, Mulai dari Larangan Cuti hingga Open House Saat Lebaran.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Dwi Rizki
Kompasiana.com
Ilustrasi PNS 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat dilarang menggelar open house atau Halal Bihalal.

Hal itu berdasarkan Surat Edaran (SE) Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian tentang Pelarangan Kegiatan Buka Puasa Bersama pada Bulan Ramadan dan kegiatan Open House (Halal Bihalal) pada Hari Raya Idul Fitri 1442 H tahun 2021.

"Kami teruskan dan tegaskan agar para ASN tidak boleh adakan open house dan halal bihalal," kata Sekretaris Daerah, Uju, pada Rabu (5/5/2021).

Uju menuturkan dalam surat edaran itu juga dilarang melaksanakan buka puasa bersama yang melebihi dari jumlah keluarga inti ditambah lima orang.

"Ini sebagai langkah antisipasi terjadinya peningkatan kasus penularan Covid-19," kata Uju.

Baca juga: Bedah Foto Jokowi Tinjau Para Ibu Tanam Padi Sendirian, Roy Suryo : Bocor di Belakang

Surat Edaran dikeluarkan pada 4 Mei 2021 berisi permintaan kepada Gubernur/ Bupati/ Walikota untuk mengambil langkah-langkah pelarangan kegiatan buka puasa yang melebihi dari jumlah keluarga inti ditambah lima orang selama Bulan Ramadan 1442 H/2021.

Selain pelarangan buka bersama, Mendagri juga menginstruksikan kepada seluruh pejabat/ ASN di daerah untuk tidak melakukan Open House atau Halal Bihalal dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1442 H/2021.

Baca juga: Sandingkan Potret Jokowi dan Soeharto Ketika Tinjau Petani, Denny Siregar : Ga Ada Kemajuan

Surat Edaran tersebut diterbitkan karena berkaca pada perayaan Idul Fitri tahun lalu terjadi peningkatan kasus penularan Covid-19. Peningkatan kasus positif Corona juga terjadi pasca libur Natal dan Tahun Baru 2021.

Baca juga: Kasus Editan Foto Bocor Juga Pernah Terjadi, Roy Suryo Sebut Ada Penampakan Dalam Rapat Jokowi

Dilarang Cuti Lebaran

Sebelumnya, aparatur Sipil Negeri (ASN) Kota dan Kabupaten Bekasi dilarang mudik dan mengambil cuti pada Lebaran 2020.

Aturan larangan cuti dan larangan mudik Lebaran  itu tertuang dalam Surat Edaran Menteri PANRB No 46 Tahun 2020.

Surat edaran itu berisi tentang Pembatasan Kegiatan Bepergian Ke Luar Daerah dan/atau Kegiatan Mudik dan/atau Cuti Bagi ASN dalam Upaya Pencegahan Covid-19.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, Pemkot Bekasi telah memberitahukan surat edaran tersebut kepada ASN.

Dia meminta para pegawai negeri di lingkup Pemkot Bekasi mematuhinya.

PPDB Online SMA/SMK Negeri Bekasi Dibuka Mulai 8 Juni 2020, Tak Ada Tatap Muka

PPDB Tingkat SD dan SMP Negeri Kota Bekasi Dibuka Akhir Juni 2020, Seluruhnya Pendaftaran Online

"Kita tidak buat surat lanjutannya, langsung dari Menpan RB, tegas tidak boleh mudik dan ambil cuti. Ada sanksi bagi yang melanggarnya," kata Rahmat, di Stadion Patriot Chandrabhaga,  Rabu (20/5/2020).

Rahmat Effendi mengatakan,  jika ada ASN Kota Bekasi yang cuti dan mudik Lebaran bakal langsung dilaporkan ke Kemenpan RB untuk diproses.

"Enggak boleh (cuti dan mudik), jika melanggar ada sanksi, bisa penurunan pangkat bahkan dipecat," kata Rahmat Effendi.

Dia berharap, para ASN Pemkot Bekasi bisa menjadi contoh bagi warga saat pandemi virus corona atau Covid-19.

Meski begitu, dia yakin, tidak ada ASN Kota Bekasi yang melanggar hal tersebut. Pasalnya, seluruh pegawai  dilibatkan bekerja dalam penanganan Covid-19 di Kota Bekasi.

"Itu tadi sanksinya sudah jelas berat dan lagi ke daerah lain dia juga harus dikarantina," tutur Rahmat Effendi.

Pemkot Bekasi Perketat Pengawasan Pasar Tradisional dan Pusat Perbelanjaan Jelang Lebaran

Beda Dengan Jakarta, Kota Bekasi Bakal Longgarkan PSBB tanggal 26 Mei 2020 Mendatang

Begitu juga Kabupaten Bekasi juga menerapkan larangan bagi pegawai negeri untuk cuti dan mudik lebaran.

Berdasarkan surat edaran Menpan RB terkait larangan mudik dan cuti bagi ASN, Pemerintah Kabupaten Bekasi mempertegas dengan membuat surat edaran Bupati Bekasi nomor : 800/1915/BKPPD.

Surat Edaran Bupati Bekasi itu tentang Larangan Kegiatan Mudik dan atau Cuti Dalam Rangka Hari Raya Idul Fitri Tahun 1441 Hijriyah atau Tahun 2020 bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kabupaten Bekasi.

"Bakal ditindak tegas sesuai aturan jika melanggar," kata Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja.

SE Menpan RB itu, tak hanya waktu Idul Fitri atau Lebaran 2020,  ASN dan keluarganya tidak diperkenankan pergi ke luar daerah selama penetapan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Covid-19.

Apabila ASN harus  bepergian ke luar daerah dalam keadaan terpaksa atau genting, maka ASN tersebut harus mendapatkan izin dari pejabat berwenang atas delegasi dari Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK).

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved